Ilustrasi uang Rupiah dan Dolar AS. (Foto: Istimewa)

Beranda / Ekonomi / Rupiah Melemah ke Level Rp17.500

Rupiah Melemah ke Level Rp17.500

PravadaNews – Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan hebat setelah dolar Amerika Serikat (AS) mencetak rekor baru dan menembus level psikologis Rp 17.500.

Lonjakan kurs terjadi sangat cepat hanya dalam waktu kurang dari satu jam perdagangan pagi.

Berdasarkan data Bloomberg pada Selasa (12/5/2026), dolar AS pukul 10.10 WIB berada di posisi Rp 17.520 atau menguat 106 poin (0,61%) terhadap rupiah.

Padahal, saat pembukaan pasar, sekitar pukul 09.06 WIB, dolar AS masih berada di level Rp 17.487.

Baca Juga: Apa Tujuan Pemerintah Menyediakan Minyakita?

Artinya, dalam rentang waktu sekitar satu jam, mata uang Negeri Paman Sam melonjak sekitar Rp 33 dan semakin menekan posisi rupiah di pasar keuangan.

Penguatan dolar AS kali ini juga terjadi secara global. Mata uang tersebut tercatat naik terhadap sejumlah mata uang utama dunia, menandakan investor masih memburu aset berbasis dolar di tengah ketidakpastian pasar internasional.

Dolar AS menguat 0,22% terhadap dolar Australia dan naik 0,07% melawan euro. Penguatan juga terjadi terhadap dolar Singapura sebesar 0,17%, yen Jepang 0,24%, baht Thailand 0,29%, serta ringgit Malaysia 0,21%.

Sementara itu, pergerakan dolar AS terhadap yuan China tercatat sedikit melemah sebesar 0,02%.

Analis pasar menilai lonjakan dolar AS yang begitu agresif dapat memicu tekanan lanjutan terhadap harga impor, biaya bahan baku industri, hingga potensi kenaikan harga barang di dalam negeri.

Pelaku pasar kini menanti langkah lanjutan otoritas moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar di tengah derasnya arus penguatan dolar AS global.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *