PravadaNews – Absennya Mohamed Salah dalam laga panas kontra Manchester United menjadi pukulan bagi Liverpool menjelang pekan ke-35 Liga Inggris.
Namun, di balik kabar cedera tersebut, terselip isu yang lebih besar: potensi momen perpisahan sang bintang di akhir musim.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, memastikan Salah tak akan tampil di Old Trafford, Minggu (3/5), setelah mengalami cedera otot ringan saat menghadapi Crystal Palace pekan lalu.
“Kami memperkirakan dia akan kembali di fase akhir musim, tapi tidak untuk hari Minggu,” ujar Slot dalam konferensi pers, dikutip Sabtu (2/5/2026).
Baca juga : VAR Bikin Arteta Murka di Madrid
Kendati demikian, Slot memberi sinyal bahwa musim Salah belum berakhir. Liverpool masih memiliki tiga pertandingan tersisa setelah lawatan ke markas United, yakni melawan Chelsea (9 Mei), Aston Villa (17 Mei), dan Brentford (24 Mei). Namun, Slot enggan memastikan kapan pemain asal Mesir itu benar-benar pulih.
“Kita tahu Mo selalu bekerja sangat keras sepanjang musim ketika ia fit, dan bahkan ketika cedera, ia berusaha keras untuk kembali secepat mungkin,” kata Slot.
Cedera yang dikategorikan ringan justru membuka perspektif lain: Liverpool berupaya memastikan Salah kembali dalam kondisi ideal demi menutup musim yang bisa jadi menjadi bab terakhirnya di Anfield dengan layak.
“Itulah yang sedang ia lakukan sekarang dengan sangat baik. Biasanya dia pulih lebih cepat dibanding pemain lain setelah cedera ringan, karena ini memang cedera ringan,” ujar Slot.
Dalam delapan musim sejak direkrut dari AS Roma pada 2017/2018, Salah telah menjadi ikon klub. Salah mencatatkan 440 penampilan dengan 257 gol dan 122 assist, serta mempersembahkan sembilan trofi, termasuk Liga Champions UEFA dan dua gelar Liga Inggris.
Slot pun secara terbuka menyinggung pentingnya momen penutup bagi Salah.
“Jika ada pemain yang pantas mendapatkan perpisahan yang layak, itu jelas Mo,” kata Slot.















