PravadaNews – Industri musik tanah air sepertinya tidak pernah kehabisan karya-karya ciamik anak bangsa. Bahkan kebangkitan industri musik sangat terasa dari berbagai kegiatan konser dan lahirnya berbagai hiburan dibeberapa tahun belakangan yang telah dilaksanakan.
Momentum bergairahnya industri musik ini coba dimanfaatkan oleh ke lima anggota band Sound Of Panca (SOP) dengan memberikan sentuhan yang berbeda dalam indsutri musik di tanah air.
Dengan kesamaan visi dan misi serta DNA akan musik rock, ke lima anggota SOP mencoba peruntungannya dengan melahirkan album perdana mereka yang diberi tajuk Menang untuk Kalah.
Ditemui dibilangan Jakarta, Manejer SOP Agus Blangkon mengatakan keputusan memproduksi album ini didasari oleh kebutuhan musik ilustrasi serta Original Sound Track (OST) Film Menang Untuk Kalah.
Hasilnya lanjut Agus Blangkon, warna musik dalam album ini menjadi beragam. Dimana lagu Menang Untuk Kalah dan Lelah Hati identik dengan nuansa nu metal. Namun di lagu Kalah Telak, nuansa dan beat groove-nya sangat kental. Berbeda dengan lagu Dewi yang lebih berwarna pop. Meski beragam warna, DNA musik rock tetap masih terasa.
Menurut Agus Blangkon terdapat hal spesial dalam penggarapan album ini. Demi menambah aroma musik pop, SOP menggandeng Rudy Nugraha untuk membawakan 3 (tiga) lagu. Selain itu juga melibatkan Andinna (Vocalist Band Candu) untuk menyanyikan sebuah lagu yang berjudul Hancur Lebur.
Selain itu sambung Agus Blangkon, SOP menghadirkan kejutan dalam album ini. Dimana lagu legendaris milik H. Rhoma Irama yang berjudul Judi disajikan dengan aransemen baru yang disesuaikan dengan karakter Sound Of Panca. Genre dangdut yang dominan digubah ulang menjadi rock. Aransemen baru lagu Judi semakin menambah keragaman warna musik pada album ini
“Sound Of Panca total membuat 11 (sebelas) lagu. 2 (dua) lagu diantaranya merupakan versi akustik. Pengerjaan album ini memakan waktu 2 (bulan) dan diproduseri oleh sang drummer,” jelas Agus Blangkon, Jumat (30/10/2026).
Sementara itu Produser Sound Of Panca Nanda mengatakan untuk video musik Menang Untuk Kalah digarap sesuai dengan isi lirik dalam lagu dengan mengedepankan efek warna yang menggambarkan perjuangan seseorang lepas dari dunia kelam yang dihadapinya.
“Dibuat dengan atmosfer gelap kemerahan untuk menggambarkan kesuraman dalam hidup ketika dihinggapi berbagai persoalan. Selain itu, nuansa tersebut dirancang untuk meng-capture hidup seseorang yang berada dalam keputusasaan serta kegelapan, berharap mendapatkan pertolongan,” tegas Nanda di Jakarta.
Nanda juga menjelaskan bahwa makna di balik lagu Menang Untuk Kalah sebagai pengingat kita semua agar lebih sabar dalam menjalani setiap proses kehidupan dan tidak mengambil jalan pintas yang di benci Tuhan.
Sebagai informasi tambahan, album Menang Untuk Kalah sudah dapat didengar melalui berbagai platform digital. Selain lagu Judi, seluruh lagu lain dalam album Menang Untuk Kalah ditulis oleh sang Vokalis, FR.
Berikut lagu-lagu dalam Album Menang Untuk Kalah:
- Menang Untuk Kalah
- Judi (feat. Rudy Nugraha – Ex Caffeine)
- Kalah Telak
- Lelah Hati
- Ku Ingin Menjagamu (feat. Rudy Nugraha – Ex Caffeine)
- Ku Ingin Menjagamu (akustik)
- Dewi
- Tersisa Sesal (feat. Rudy Nugraha – Ex Caffeine)
- Tersisa Sesal (Akustik)
- Hancur lebur (feat. Andinna – Candu)
- Baik-baik Tanpaku














