Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono. (Foto: Kemensos)

Beranda / Daerah / Wamensos Ajak IPM Magelang Peduli Anak Miskin

Wamensos Ajak IPM Magelang Peduli Anak Miskin

PravadaNews – Solidaritas sosial dan akses pendidikan yang merata menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Di tengah masih adanya anak-anak dari keluarga kurang mampu yang menghadapi keterbatasan untuk mengenyam pendidikan, peran organisasi pelajar dituntut tidak sekadar menjadi ruang belajar dan berorganisasi, tetapi juga hadir sebagai penggerak kepedulian serta pembawa perubahan di tengah masyarakat.

Semangat tersebut disuarakan Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono yang mengajak Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, memperkuat solidaritas sosial sekaligus memperjuangkan hak pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Agus menegaskan, IPM memiliki peran strategis dalam menyuarakan aspirasi pelajar, membentuk karakter generasi muda, dan mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih peduli serta berkeadilan.

“IPM ini basisnya pelajar. Karena itu, IPM harus bisa mewakili kebutuhan pelajar,” kata Agus dikutip Sabtu (24/10/2026).

“IPM juga merupakan wadah perjuangan dan gerakan untuk membentuk karakter bangsa. Gerakan inilah yang akan membentuk pikiran kita, jiwa kita, dan karakter kita,” ujar Agus.

Agus meminta para pelajar memahami persoalan sosial di lingkungan masing-masing, terutama yang dihadapi keluarga miskin dan anak-anak yang kesulitan mengakses pendidikan.

Persoalan yang membutuhkan penanganan bersama, menurutnya, perlu dikomunikasikan dengan pemerintah.

“Apa yang menjadi persoalan masyarakat, kalian harus pahami, kalian harus bisa selesaikan. Kalau itu harus diselesaikan bersama pemerintah, komunikasikan dengan pemerintah,” ucap Agus.

Agus menjelaskan, kepedulian sosial dapat diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Selain itu juga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Karang Taruna, dan elemen masyarakat lainnya.

Kerja sama tersebut diharapkan membantu mengidentifikasi persoalan warga.

Sekaligus menghubungkan keluarga yang membutuhkan dengan layanan serta program pemerintah yang sesuai.

Dalam bidang pendidikan, ia mengajak IPM memperhatikan anak-anak yang belum bersekolah atau berisiko putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

Para pelajar dapat membantu mengenali kondisi di sekitarnya dan menyampaikan informasi kepada pihak terkait agar anak-anak tersebut memperoleh akses pendidikan.

Selain solidaritas sosial, Agus menekankan pentingnya membangun karakter kebangsaan yang berlandaskan iman, keikhlasan, dan semangat pengabdian.

“Saya berharap IPM Magelang menjadi garda terdepan membangun kembali karakter kebangsaan dengan landasan iman dan keikhlasan,” ujarnya.

Agus berharap Musyawarah Daerah XX IPM Kabupaten Magelang dapat memperkuat arah gerakan organisasi agar semakin relevan dengan kebutuhan pelajar dan masyarakat.

IPM juga didorong terus memperjuangkan aspirasi pelajar, memperluas kepedulian sosial, dan berkontribusi dalam membangun karakter bangsa.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *