PravadaNews – Dokter spesialis gastroenterologi Dr. Vishal Seth menepis anggapan yang selama ini beredar bahwa permen karet yang tertelan dapat menetap di dalam perut hingga bertahun-tahun.
Seth menilai kepercayaan tersebut keliru dan justru memicu kecemasan yang tidak perlu di masyarakat.
“Orang-orang tidak perlu khawatir dan jangan tegang, karena permen karet yang tertelan tidak akan tinggal di perut selama bertahun-tahun,” ujar Seth, seperti dikutip dari Hindustan Times, Senin (20/4/2026).
Baca juga : Cuaca Ekstrem Risiko Penyakit Naik
Seth menjelaskan bahwa meskipun permen karet tidak mudah dicerna seperti makanan pada umumnya, benda tersebut tetap akan melewati sistem pencernaan.
“Setelah masuk ke lambung, permen karet bergerak ke usus bersama sisa makanan lainnya hingga akhirnya dikeluarkan dari tubuh,” ungkap Seth.
Seth menegaskan bahwa proses pengeluaran permen karet berlangsung dalam waktu relatif singkat.
“Permen karet yang tertelan akan keluar bersama feses dalam waktu empat sampai lima hari,” kata Seth.
Menurut Seth, tubuh manusia tidak memiliki mekanisme untuk menyimpan permen karet dalam jangka panjang. Seth juga membantah anggapan bahwa permen karet dapat menempel pada organ pencernaan.
“Tubuh tidak akan menyimpannya selama bertahun-tahun sama sekali,” ujar Seth.
Lebih lanjut, Seth memastikan bahwa menelan permen karet tidak meningkatkan risiko gangguan kesehatan tertentu.
Seth menyebutkan bahwa kondisi seperti sakit perut, rasa penuh, gangguan pencernaan, mual, muntah, hingga sembelit tidak berkaitan dengan kebiasaan tersebut.
“Permen karet tidak akan memengaruhi kesehatan secara keseluruhan,” pungkas Seth















