PravadaNews – Cedera otot yang dialami penyerang Kylian Mbappe memunculkan kekhawatiran ganda, baik bagi Real Madrid maupun tim nasional Prancis, menjelang agenda krusial akhir musim dan turnamen internasional.
Klub asal Spanyol itu mengonfirmasi Mbappe mengalami cedera pada otot semitendinosus kaki kiri setelah laga LaLiga melawan Real Betis, Sabtu dini hari WIB, 25 April 2026.
Baca juga : Isak Pulih Lini Depan Liverpool Terpukul
“Menyusul pemeriksaan medis hari ini, Kylian Mbappe didiagnosis mengalami cedera otot semitendinosus kiri,” demikian pernyataan resmi klub, dikutip Selasa (28/4/2026).
Absennya Mbappe berpotensi memengaruhi kesiapan Madrid menghadapi laga El Clasico melawan Barcelona awal Mei.
Sementara itu, pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, mengakui situasi tersebut sebagai momen krusial.
“Dia merasa tidak nyaman dan kita harus melihat perkembangannya,” ujar Arbeola.
Berbeda dengan pernyataan resmi klub yang belum menyebut durasi pemulihan, sejumlah laporan media Spanyol memperkirakan Mbappe masih berpeluang tampil pada El Clasico. Namun, ketidakpastian kondisi fisik sang pemain membuat perhatian meluas hingga ke skuad Prancis.
Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps kini dihadapkan pada risiko kehilangan kaptennya menjelang Piala Dunia FIFA 2026. Cedera otot semitendinosus dikenal membutuhkan penanganan hati-hati, terutama di tengah jadwal padat kompetisi.
Padahal, Mbappe tengah berada dalam performa impresif musim ini dengan 41 gol dari 41 laga di semua kompetisi. Ia juga memimpin daftar pencetak gol di LaLiga dan Liga Champions, menjadikannya tumpuan utama lini serang Prancis.
Situasi ini menempatkan proses pemulihan Mbappe sebagai sorotan utama dalam beberapa pekan ke depan. Laga El Clasico berpotensi menjadi indikator awal apakah pemain berusia 27 tahun itu siap kembali ke performa terbaiknya atau justru menghadapi risiko lebih besar menjelang Piala Dunia.















