PravadaNews – Daun pohpohan merupakan sayuran asli Indonesia yang berbentuk bulat lonjong dengan tepi daun yang bergerigi.
Melansir dari laman Alodokter, Minggu (24/5/2026), daun pohpohan memiliki ragam manfaat bagi kesehatan tubuh, mulai dari mencegah karies gigi hingga menurunkan risiko terkena kanker.
Daun pohpohan umumnya dikonsumsi dalam keadaan segar sebagai lalapan. Selain karena rasanya yang lezat, sayuran segar memang dikenal memiliki kandungan vitamin dan serat lebih banyak dibandingkan dengan sayuran yang diolah.
Baca Juga: 4 Manfaat Lada Hitam bagi Kesehatan
Daun Pohpohan dan Manfaatnya
Daun pohpohan mengandung ragam vitamin dan mineral, protein, karbohidrat, serat, serta senyawa tanaman, seperti flavonoid dan fenolik. Berkat nutrisi di dalamnya, daun pohpohan memberikan manfaat berikut ini:
- Mencegah karies gigi
Karies gigi disebabkan oleh bakteri porphyromonas gingivalis. Mengonsumsi daun pohpohan bisa membantu mencegah karies gigi karena di dalamnya mengandung senyawa aktif yang bersifat antibakteri.
Untuk mengoptimalkan manfaat yang satu ini, konsumsilah daun pohpohan secara langsung tanpa dimasak.
- Melawan radikal bebas
Daun pohpohan merupakan sumber antioksidan yang baik. Nutrisi ini berperan dalam mencegah dan memperbaiki sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas, seperti sinar UV, asap rokok, dan asap kendaraan.
- Mengurangi risiko diabetes
Daun pohpohan bermanfaat untuk mengurangi risiko terkena diabetes. Hal ini berkat kandungan flavonoid yang mampu mencegah kerusakan oksidatif dan menjaga fungsi pankreas tetap sehat dalam mengatur kadar gula darah.
Selain itu itu, flavonoid juga dapat menghambat kerja enzim glikogen fosforilase, yaitu enzim yang berperan dalam memecah glikogen menjadi glukosa dalam hati.
Dengan begitu, kadar gula darah tubuh akan lebih terkontrol dan risiko terkena diabetes dapat menurun.
- Mencegah osteoporosis
Kalsium adalah mineral utama yang diperlukan untuk pembentukan dan pemeliharaan tulang yang kuat.
Daun pohpohan mengandung kalsium yang dapat membantu memenuhi kebutuhan harian tubuh akan mineral ini, sehingga mengurangi risiko terkena osteoporosis.















