PravadaNews – Persija Jakarta memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pelatih Mauricio Souza.
Keputusan itu diambil karena target yang disepakati antara Persija dengan Mauricio Souza tidak tercapai.
Persija mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang diberikan Mauricio Souza kepada tim.
Di bawah arsitektur Mauricio Souza, Persija Jakarta mencatatkan perolehan poin tertinggi selama sejarah klub, setidaknya dalam satu dekade terakhir.
Mauricio membawa Persija mengoleksi 71 poin lewat 22 kemenangan, 5 imbang, 7 kekalahan.
Baca Juga: Carita Mauricio Asuh Persija Sepanjang Musim
“Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini,” kata Direktur Persija, Mohamad Prapanca dikutip dari laman resmi Persija Jakarta, Rabu (27/5/2026).
“Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan,” tambah Prapanca.
Tidak hanya Mauricio Souza, Persija juga mengakhiri kontrak dengan asisten pelatih, Italo Bartole Resende; pelatih fisik, Vitor Branco da Cruz; pelatih kiper, Gerson Rodrugues Rios; analis, Caio Araujo; dan interpreter, Claudio Luzardi.
“Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya, Coach Italo, Vitor, Gerson, Caio, dan Luzardi, agar semakin sukses dan bersinar di perjalanan berikutnya,” pungkas Direktur Persija tersebut.















