Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono. (Foto: Kemenkop)

Beranda / Ekonomi / Kemenkop Latih Calon Manajer KDKMP

Kemenkop Latih Calon Manajer KDKMP

PravadaNews – Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi memulai program pelatihan dan sertifikasi bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara serentak di seluruh Indonesia sebagai langkah konkret menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten untuk mengelola ekosistem ekonomi baru di tingkat desa.

Program ini diharapkan mampu melahirkan para manajer profesional yang tidak hanya memiliki kemampuan manajerial dan tata kelola koperasi yang baik, tetapi juga mampu menjadi ujung tombak dalam memastikan keberhasilan operasional KDKMP, sehingga koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan, meningkatkan perekonomian desa, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.

“Apa yang kami rintis hari ini harus diteruskan. Dalam perjalanannya tentu akan ada tantangan dan hambatan, tetapi tujuan besar perjuangan ini harus mampu melampaui semua tantangan tersebut. Karena itu, jangan mudah menyerah dan tetap fokus pada misi besar membangun ekonomi desa melalui koperasi,” ujar Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dikutip Selasa (21/7/2026).

Menkop menambahkan, selain membekali peserta dengan semangat bela negara, disiplin, tata kelola koperasi, dan manajemen keuangan, pemerintah juga memperkuat kemampuan soft skills, terutama komunikasi, kepemimpinan, serta kemampuan berkolaborasi dengan pengurus, pengawas, dan masyarakat desa.

“Kami ingin para manajer KDKMP tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang baik, memimpin tim, dan berinteraksi dengan masyarakat desa. Soft skills ini akan sangat menentukan keberhasilan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” kata Menkop.

Menkop menekankan, para manajer yang lulus dari pelatihan ini harus memiliki standar profesionalisme yang tinggi. Pasalnya, KDKMP akan memegang peran strategis sebagai pengelola distribusi barang bersubsidi, penyedia layanan keuangan mikro, hingga agregator produk UMKM lokal.

“Kita ingin mencetak manajer yang akuntabel, profesional, dan adaptif. Keberhasilan operasionalisasi koperasi di desa-desa sangat bergantung pada kompetensi manajerial yang adik-adik pelajari selama pelatihan ini,” tambah Menkop.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari menjelaskan, program penguatan kompetensi ini diikuti puluhan ribu peserta yang tersebar di 15 komando latihan, enam satuan pendidikan, dan 451 kelas di seluruh Indonesia.

Selama 13 hari, mulai 17 hingga 31 Juli 2026, para calon manajer akan mengikuti pelatihan intensif selama 90 jam pelajaran yang mencakup tata kelola koperasi, manajemen keuangan, digitalisasi, kewirausahaan, soft skill, hingga penguatan kepemimpinan.

“Selain itu pemanfaatan Talent DNA untuk memperkuat integritas, kepemimpinan, serta kesiapan para manajer dalam mengelola KDKMP secara profesional,” jelas Destry.

Destry menambahkan pelatihan akan ditutup dengan uji sertifikasi kompetensi berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” ucap Destry.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *