pemain bulu tangkis Indonesia yang bermain di sektor ganda putra, Muhammad Shohibul Fikri. (Foto: PBSI)

Beranda / Olahraga / Pebulutangkis RI Matangkan Adaptasi di Arena Asian Games

Pebulutangkis RI Matangkan Adaptasi di Arena Asian Games

PravadaNews – Aliran udara dari pendingin ruangan menjadi salah satu hal yang lebih dulu diperhatikan tim bulutangkis Indonesia ketika menginjakkan kaki di arena pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jumat (18/9/2026), pemain bulu tangkis Indonesia yang bermain di sektor ganda putra, Muhammad Shohibul Fikri dan kawan-kawan tak ingin menyisakan kejutan ketika pertandingan sesungguhnya dimulai.

Selama 60 menit, para pemain memanfaatkan sesi latihan untuk merasakan langsung karakter lapangan, menyesuaikan pukulan, sekaligus membaca kondisi arena yang akan menjadi tempat mereka bertanding.

Sempat terasa hembusan angin dari pendingin ruangan, tetapi situasi itu berubah setelah pendingin dimatikan.

Bagi para pemain, sesi tersebut menjadi bagian penting untuk mengunci adaptasi sebelum turun pada laga pembuka Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

“Kendala di latihan tadi sebenarnya tidak ada. Hanya saat pertama datang terasa ada angin dari pendingin ruangan,” kata Fikri.

Fikri mengungkapkan, tim masih menunggu kepastian mengenai penggunaan pendingin ruangan saat pertandingan.

Menurut dia, hal tersebut menjadi bagian dari kondisi lapangan yang perlu diperhatikan sebelum laga pembuka dimulai.

Fikri menyebut sesi test court terakhir akan dimanfaatkan untuk mematangkan penyesuaian teknis.

Penyesuaian meliputi arah angin dan pencahayaan selama pertandingan.

“Besok ada sesi test court terakhir, saya harus memaksimalkan lagi segi teknik. Saya harus menyesuaikan arah angin dan pencahayaan,” ucap Fikri.

Bagi Fikri, Asian Games Aichi-Nagoya menjadi penampilan perdananya di ajang tersebut.

Fikri mengaku antusias dan berharap dapat memberikan kontribusi medali emas.

“Kesan pertama cukup excited karena ini Asian Games pertama. Tadi di lapangan saya sangat bersemangat untuk kasih yang terbaik,” beber Fikri.

Yang pasti, Fikri ingin memberikan yang terbaik, baik untuk tim maupun nomor perorangan.

Dengan begitu Fikri bisa memberikan kontribusi maksimal dan membantu Indonesia meraih medali emas.

Sementara itu, atlet bulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani menilai kondisi arena cukup mendukung untuk pertandingan.

Menurut Putri, fasilitas arena tetap memadai meski lokasinya jauh dari pusat kota.

“Arena ini walaupun seperti di desa pelosok, tapi dalamnya cukup baik, bagus dan rapi juga. Kapasitasnya memang cukup kecil,” kata Putri.

Putri mengakui, secara fasilitas sangat memadai. “Jadi saya rasa tidak ada masalah untuk pertandingan,” ujar Putri.

Cabang bulutangkis Asian Games 2026 berlangsung pada 20-24 September untuk nomor beregu.

Sementara nomor perorangan digelar pada 25-29 September 2026.

Undian nomor beregu dijadwalkan Sabtu, 19 September 2026 pagi. Undian tersebut dimulai pukul 10.00 waktu setempat.

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *