Toko sembako di pasar Klender. (Foto: Dok. Insignia Rizki/PravadaNews)

Beranda / Ekonomi / Pedagang Keluhkan Penjualan Menurun

Pedagang Keluhkan Penjualan Menurun

PravadaNews – Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok membuat penjualan menurun di pasar rakyat. Misalnya saja, pedagang sembako Pasar Bulak, Arif mencatat tingkat pembelian masyarakat menurun.

“Tingkat pembelian tidak menentu karena beberapa harga naik, pembeli yang tadinya membeli beberapa kilogram sekarang bisa mengurangi jumlahnya menjadi setengah,” kata Arif, Rabu (22/7/2026).

Selain itu, pedagang di Casablanca East Residence, Tasya mengatakan, pembeli lebih sedikit atau beralih ke produk dengan harga lebih terjangkau.

“Jadi kadang kurang penghuni kalo belanja, makannya kita jualnya dari ukuran terkecil, trus kalo kita banyakin stok yang paling murah karena lebih banyak yang beli,” ujar Tasya, Rabu (22/7).

Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan pada triwulan pertama 2026.

Konsumsi rumah tangga menyumbang sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 2,94 poin, sedangkan konsumsi pemerintah tumbuh 21,81 persen.

Seperti diketahui, kondisi menunjukkan konsumen lebih memilih barang yang harganya lebih terjangkau untuk memenuhi kebutuhan harian.

Perubahan tersebut berlangsung ketika pemerintah meningkatkan belanja untuk menopang konsumsi, pelayanan publik, subsidi, dan sejumlah program prioritas.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *