Beranda / BPS

Menjelajahi Tag: BPS

PravadaNews – Harga minyak goreng tetap menjadi catatan Badan Pusat Statistik (BPS) meski tekanan inflasi nasional terlihat terkendali karena tingkat harga yang dibayar konsumen masih berada pada level tinggi. BPS mencatat inflasi Agustus 2026 sebesar 0,21% secara bulanan dan 3,19% s...

PravadaNews – Di tengah surplus perdagangan nonmigas, kelompok garam, belerang, batu dan semen (HS25) mencatat defisit US$2,59 miliar sepanjang Januari–Juli 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), impor Indonesia selama periode tersebut mencapai US$163,33 miliar atau naik...

PravadaNews – Pada Mei 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 141,89 juta jiwa. Dari angka tersebut, sebanyak 87,8 juta atau 59,30% masih berstatus pekerja informal.  Proporsi ini mengindikasikan sekitar 6 dari 10 pekerja di Indonesia...

PravadaNews – Data menjadi salah satu fondasi penting bagi negara dalam membaca denyut aktivitas ekonomi masyarakat. Melalui pendataan yang akurat dan menyeluruh, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai berbagai kegiatan ekonomi yang berlangsung di tengah masyarakat, sekaligus menjad...

PravadaNews – Pemerintah akan mengkaji ulang penentuan desil kelompok masyarakat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, data desil bersifat dinamis, sehingga dapat berubah-ubah. Airlangga menjelaskan bahwa saat ini Badan Pusat Statistik (BPS) sedang ...

PravadaNews – Miris! Besarnya penduduk usia produktif belum seluruhnya berujung pada pekerjaan ketika jutaan orang masih mencari ruang untuk memperoleh penghasilan. Diketahui data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mencatat 201,06 juta penduduk atau 69,30% pop...

PravadaNews – Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29% secara tahunan atau (year-on-year/yoy) pada triwulan II-2026 dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat.  Pertumbuhan tersebut bahkan disebut berpotensi bersifat semu karena ditopang oleh belanja pemerint...

PravadaNews – Kebijakan impor garam didorong sejumlah ekonom untuk memberi ruang lebih besar bagi produksi lokal menjelang target swasembada nasional pada 2027. Salah satunya, Kepala Pusat Makro Ekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Muhammad Rizal...

123...5