Pravadanews – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperluas pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda ke arah Bengkulu.
Cara tersebut dilakukan setelah hasil pemetaan menggunakan SAR Map yang menunjukkan adanya pergeseran area pencarian ke arah Bengkulu. Perhitungan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan arah angin dan arus laut.
“Berdasarkan pergeseran SAR Map, ya, dengan perhitungan arah angin dan arus, itu sudah mengarah ke sana. Tapi ini kita mengambil titik terakhir dsampai saat ini masih Bengkulu berdasarkan pergeseran. Seperti itu,” kata Kepala Basarnas Banten Al Amrad dalam keterangannya yang dikutip Senin (14/9/2026).
Selain memperluas area penyisiran, Basarnas juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung operasi pencarian hingga ke arah Bengkulu.
Sementara itu, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di sejumlah sektor lainnya. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Pulau Sebesi, Lampung Selatan, setelah satu dari tujuh nomor telepon rombongan terdeteksi di kawasan tersebut.
Penyisiran di sekitar Pulau Sebesi telah dilakukan sejak hari kedua operasi pencarian. Tim juga telah melakukan pemeriksaan hingga ke daratan, tetapi belum menemukan keberadaan rombongan jurnalis yang dicari.















