PravadaNews – Pergantian Menteri Keuangan membuka tantangan menjaga kesinambungan pengelolaan fiskal ketika pemerintah masih memiliki agenda ekonomi yang harus diselesaikan hingga akhir periode kabinet.
Menteri Keuangan, Suahasil Nazara memilih melanjutkan pola kerja Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang telah berjalan dengan memperkuat koordinasi antarunit dan menjaga kesinambungan kebijakan fiskal.
Hal ini disampaikannya dalam serah terima jabatan Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil berlangsung di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Pergantian tersebut dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto mengangkat Suahasil sebagai Menteri Keuangan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026.
Dalam kesempatan itu, Suahasil menyampaikan apresiasi kepada Purbaya yang telah memimpin Kemenkeu selama satu tahun terakhir.
“Saya ingin menyampaikan penghargaan yang luar biasa, apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pak Purbaya, yang selama satu tahun terakhir memimpin Kementerian Keuangan,” tutur Suahasil.
Suahasil mengungkapkan, pola kerja yang sudah terbentuk menjadi bagian dari tanggung jawab baru dalam memimpin Kemenkeu.
“Karena melihat bahwa Kementerian Keuangan ini, Pak Purbaya meneruskan tradisi Kementerian Keuangan tersebut dan memperkuatnya sehingga kolaborasi lintas unit menjadi semakin terang. Ini adalah situasi yang saya warisi dan saya ingin mengucapkan terima kasih,” tegas Menkeu Suahasil.
Selain menjaga kesinambungan internal, Suahasil meminta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan untuk menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan hingga akhir periode Kabinet Merah Putih 2024-2029.
Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pergantian Menteri Keuangan merupakan keputusan Presiden yang harus dijalankan.
Purbaya menegaskan, tidak terdapat pesan khusus kepada Suahasil karena pengalaman sebelumnya dinilai cukup untuk menjalankan tugas tersebut.
“Enggak ada pesan, dia kan udah jago, jalankan aja sesuai keahlian dia,” ujar Purbaya dalam kesempatan yang sama.
Lebih lanjut, sejumlah pekerjaan selama masa kepemimpinan Purbaya akan menjadi bagian dari proses yang dilanjutkan Kementerian Keuangan.
Setelah tidak lagi menjabat, Purbaya mengatakan akan kembali menjalani aktivitas pribadi setelah menyelesaikan tugas negara.















