Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat mendengarkan keluhan peternak di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan. (Dok. Intan Afrida Rafni).

Beranda / Ekonomi / Amran Minta Satgas Periksa Impor Pakan Kambing

Amran Minta Satgas Periksa Impor Pakan Kambing

PravadaNews – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman meminta Satuan Tugas (Satgas) memeriksa pihak-pihak yang melakukan impor bahan baku konsentrat pakan ternak. Permintaan itu dilakukan lantaran adanya keluhan peternak kambing dan domba mengenai tingginya kebutuhan biaya pakan yang tidak sebanding dengan harga jual ternak.

Permintaan itu disampaikan Amran saat menerima audiensi peternak di hadapan jajaran Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, salah satu peternak kambing dan domba mengungkapkan, usaha peternakan yang dikelolanya itu belum pernah memperoleh keuntungan selama tiga tahun terakhir.

Kondisi tersebut terjadi lantaran harga jual kambing tidak mengalami kenaikan, sementara biaya operasional dan kebutuhan pakan tetap harus ditanggung. Salah satu kebutuhan pakan yang digunakan dalam usaha peternakan kambing adalah konsentrat.

Mendengar penjelasan tersebut, Amran kemudian meminta Satgas menelusuri aktivitas impor bahan baku konsentrat yang digunakan untuk pakan ternak.

“Tolong, Pak Satgas cek semua yang impor konsentrat, bahan konsentrat,” ujar Amran di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, dikutip Sabtu (31/10/2026).

Menurut Amran, pemerintah harus memberikan perlindungan kepada peternak dalam negeri agar mereka tidak dibiarkan menghadapi persoalan usaha secara mandiri.

“Kami minta kita bela peternak Indonesia, kita bela, tidak boleh dibiarkan jalan sendiri,” kata Amran.

Dalam pertemuan tersebut, Amran juga menyoroti persoalan impor kambing dan domba. Amran menegaskan, pemerintah tidak boleh membuka keran impor apabila kebutuhan dalam negeri dapat dipenuhi melalui produksi peternak lokal.

Bahkan, Amran secara langsung memerintahkan jajarannya untuk tidak meloloskan usulan impor kambing ke Indonesia.

“1 kilo pun enggak boleh masuk kambing di Indonesia. Enggak boleh, itu perintah!” ucap Amran.

Amran juga meminta jajarannya tidak lagi membahas usulan impor kambing apabila ada pihak yang mengajukan permintaan tersebut.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *