PradaNews– Kesempatan emas datang untuk Maarten Paes di bawah mistar Ajax Amsterdam. Di saat Vitezslav Jaros harus menepi hingga akhir musim akibat cedera serius, pelatih Ajax justru menunjuk kiper Timnas Indonesia itu sebagai pilihan utama. Keputusan tersebut memunculkan kekecewaan dari kiper muda Ajax, Joeri Heerkens.
Debut Paes terjadi saat Ajax Amsterdam menjamu NEC Nijmegen di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Minggu, 22 Februari 2026. Dalam laga lanjutan Eredivisie 2025/2026 itu, Ajax harus puas bermain imbang 1-1.
Kendati gagal meraih kemenangan, Paes tampil meyakinkan. Kiper kelahiran Nijmegen tersebut mencatatkan tujuh penyelamatan dari sejumlah peluang pemain NEC. Paes juga melakukan beberapa penyelamatan krusial yang mencegah timnya dari kekalahan.
Di tengah sorotan terhadap debut Paes, Heerkens mengaku kecewa tak mendapat kesempatan. Kiper 19 tahun itu sebelumnya digadang-gadang sebagai salah satu talenta muda yang berpeluang naik ke tim utama.
“Tentu saja, Anda kecewa karena tidak terpilih,” ujar Heerkens dikutip dari Bolasport, Rabu (25/2/2026).
Baca juga: Ditahan Como di San Siro Milan Gagal Pangkas Jarak di Klasmen
Namun, Joeri menegaskan akan terus bekerja keras bersama Jong Ajax. “Tetapi bagi saya, yang penting adalah melakukan apa yang telah saya lakukan bersama Jong Ajax selama beberapa bulan terakhir. Kemudian kesempatan itu akan datang dengan sendirinya,” tutur Heerkens.
Adapun pada pekan yang sama, Heerkens tampil bersama Jong Ajax dan mencatatkan clean sheet saat ditahan imbang FC Emmen pada laga kasta kedua Liga Belanda, Senin, 23 Februari 2026 malam WIB.
“Saya telah mengalami begitu banyak kekecewaan dalam karier saya sehingga saya bisa mengatasinya,” kata Heerkens.
“Saya akan terus bekerja keras dan menunjukkannya kepada Jong Ajax. Kemudian kesempatan itu akan datang dengan sendirinya,” tambah Heerkens.
Sementara itu, Paes berpeluang kembali dipercaya saat Ajax bertandang ke markas PEC Zwolle pada 1 Maret 2026 dalam lanjutan Eredivisie.















