PravadaNews – Peristiwa tragis terjadi di kawasan Cikoko Timur Raya, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4) sore, ketika seorang wanita berinisial ATM (22) dilaporkan tewas setelah tersambar kereta api saat melintasi rel.
Insiden tersebut terjadi diduga saat korban hendak menyeberang di area yang tidak dilengkapi pengamanan memadai, sehingga tidak sempat menghindari laju kereta yang melintas.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu langsung berupaya memberikan pertolongan dan melaporkan kepada petugas, namun korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat luka parah yang dideritanya.
Baca juga: Kecelakaan Turun 2,8% Usai One Way
Aparat kepolisian bersama petugas terkait segera melakukan evakuasi serta penyelidikan guna memastikan kronologi kejadian.
Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengatakan, peristiwa ini terjadi Ketika korban mau menyebrang rel untuk membeli makan.
“Mau nyeberang untuk cari makan karena tidak berhati-hati tersambar kereta api dari arah Bogor,” kata Mansur di Jakarta, Sabtu (4/4/2026).
Mansur membenarkan korban tersambar kereta dari arah Bogor saat hendak menyeberang sehingga kejadian ini murni kecelakaan.
Sementara itu, jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk penanganan lebih lanjut.
Merujuk informasi dari Instagram @wargajakarta.id, seorang wanita muda yang bekerja sebagai pegawai jasa cuci asal Purbalingga tewas usai tertabrak Kereta Commuter Line.
Peristiwa tersebut terjadi di sekitar perlintasan rel kereta antara Stasiun Cawang dan Kalibata, tepatnya di Jalan Cikoko Timur Raya, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4) sore.
Berdasarkan keterangan warga, korban diduga tertabrak Kereta Commuter Line yang melaju dari arah Bogor menuju Jakarta saat sedang menyeberang dengan berjalan kaki.















