Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memperingatkan bahwa setiap upaya kapal militer untuk melintasi Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata selama dua minggu dengan Amerika Serikat. (Foto: Dok. Press TV)

Beranda / Mancanegara / Angkatan Laut Iran Tembakan Rudal-Drone ke Kapal Perang AS di Selat Hormuz

Angkatan Laut Iran Tembakan Rudal-Drone ke Kapal Perang AS di Selat Hormuz

PravadaNews – Angkatan Laut Iran telah menembakkan rudal dan drone untuk memperingatkan kapal perang AS yang mendekati Selat Hormuz dalam upaya untuk menantang kendali Iran atas jalur air utama di Teluk Persia tersebut.

Angkatan Laut mengatakan dalam pernyataan Senin bahwa mereka terpaksa menembakkan rudal jelajah, drone tempur, dan roket di dekat kapal perang AS yang telah mengabaikan peringatan mereka untuk tidak mendekati Selat tersebut.

Pernyataan itu mengatakan kapal-kapal perang tersebut telah mematikan transponder mereka dan mencoba mendekati Selat dalam “mode gelap” sebelum mengaktifkan kembali radar mereka.

Angkatan Laut mengatakan pasukannya telah memperingatkan kapal-kapal tersebut bahwa setiap upaya untuk mendekati Selat Hormuz akan merupakan pelanggaran gencatan senjata yang diumumkan pada awal April, yang telah memungkinkan penghentian agresi AS-Israel terhadap Iran.

“Pada tahap ini, setelah kapal perusak AS-Zionis mengabaikan peringatan awal, Angkatan Laut Republik Islam Iran menembakkan tembakan peringatan dengan rudal jelajah, roket, dan drone tempur di dekat kapal-kapal agresor,” katanya dikutip Selasa (5/5/2026), melansir Press TV.

“Tanggung jawab dan konsekuensi berbahaya dari tindakan tersebut akan ditanggung oleh musuh yang bermusuhan,” tambah pernyataan itu.

Tidak ada laporan langsung mengenai konfrontasi antara kedua pihak.

Baca Juga: Iran Klaim AS Respons Proposal Damai

Upaya kapal perang AS untuk melewati Selat Hormuz terjadi beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa ia telah memerintahkan militer AS untuk memulai operasi guna mematahkan kendali Iran atas Selat tersebut dan memungkinkan kapal-kapal komersial untuk melewatinya setelah lebih dari dua bulan terdampar di perairan regional karena agresi AS-Israel terhadap Iran.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga telah memperingatkan sebelumnya pada hari itu terhadap setiap upaya oleh militer AS atau kapal komersial untuk melewati Selat Hormuz tanpa koordinasi dengan otoritas Iran.

Mengutip sumber yang mengetahui informasi tersebut pada hari Senin, Kantor Berita Tasnim melaporkan bahwa Iran sepenuhnya siap untuk skenario apa pun di Selat Hormuz setelah “manuver Amerika yang bermusuhan” di jalur air strategis tersebut.

Sumber tersebut menekankan bahwa Washington sangat menyadari bahwa Teheran tidak akan mentolerir “intimidasi” oleh Presiden Trump atau pasukan militer AS di wilayah tersebut.

“Republik Islam memiliki kesiapan penuh untuk skenario apa pun, dan Amerika tahu bahwa Iran tidak akan membiarkan Trump dan pasukan AS terlibat dalam intimidasi,” kata sumber tersebut.

Sumber tersebut menambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran tidak akan mengizinkan pasukan AS untuk melewati Selat Hormuz, sama seperti mereka diblokir selama perang 40 hari.

Setiap pergerakan di dalam Selat Hormuz tidak akan diizinkan tanpa izin tegas dari militer Iran, kata sumber tersebut.

Iran telah mengendalikan Selat Hormuz sejak awal agresi AS-Israel yang dimulai pada akhir Februari, hanya mengizinkan kapal-kapal yang dianggap tidak bermusuhan dan yang mematuhi protokol keamanan yang diumumkan oleh militer Iran untuk melintasi jalur air tersebut.

Pengendalian tersebut telah menyebabkan hampir 3.000 kapal dan sekitar 20.000 pelaut terdampar di kedua sisi Selat, sekaligus menyebabkan lonjakan besar harga minyak internasional.

Iran telah mengindikasikan bahwa mereka siap untuk membuka kembali Hormuz sebagai imbalan atas penghentian permanen agresi AS dan rezim Israel terhadap negara tersebut dan sekutu regionalnya, serta mengakhiri blokade angkatan laut terhadap perdagangan maritim Iran di kawasan tersebut.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *