PravadaNews – Ketua Angkatan Muda Syekh Yusuf Al-Makassari (AMSY) Arief Rosyid Hassan mengusulkan produksi film layar lebar tentang tokoh ulama dan pejuang Syekh Yusuf Al-Makassari sebagai upaya menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda.
Arief menyebut momentum peringatan 400 tahun Syekh Yusuf tahun ini tidak seharusnya berhenti pada seremoni semata.
“Peringatan 400 tahun Syekh Yusuf Al-Makassari tahun ini menjadi momentum penting yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga reflektif. Makanya kami mengusulkan pembuatan film Syekh Yusuf ke layar lebar,” kata Arief dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, dikutip Kamis (30/4/2026).
Baca juga : Reshuffle Kabinet Tidak Penuhi Harapan Publik
Menurut Arief, pendekatan film dinilai lebih relevan untuk menjangkau anak muda di tengah tantangan sosial yang kian kompleks.
Arief menilai generasi muda saat ini menghadapi krisis identitas, polarisasi sosial, hingga melemahnya nilai kebhinekaan, sehingga diperlukan medium yang lebih komunikatif dan inspiratif.
Arief menekankan bahwa sosok Syekh Yusuf merepresentasikan perpaduan antara spiritualitas dan aktivisme sosial.
“Kesadaran akan Tuhan justru membawa Syekh Yusuf untuk terus berbuat yang terbaik dan memberikan kontribusi besar bagi peradaban,” ujar Arief.
Lebih jauh, Arief menilai jejak perjuangan Syekh Yusuf melampaui batas geografis, dari Nusantara hingga Afrika Selatan, dengan membawa nilai universal seperti keadilan, toleransi, dan persatuan.
Nilai-nilai tersebut, kata Arief, perlu dihidupkan kembali melalui medium yang dekat dengan generasi muda.
“Nilai-nilai yang diwariskan mulai dari keteguhan iman, keberanian melawan ketidakadilan, hingga komitmen terhadap kemanusiaan harus dihidupkan kembali dalam kehidupan generasi muda hari ini,” kata Arief.
Arief meyakini, jika direalisasikan, film tersebut dapat menjadi instrumen kultural untuk memperkuat identitas kebangsaan di tengah arus polarisasi sosial yang kian menguat.















