Beranda / Kesehatan

Kesehatan

PravadaNews – Masyarakat perlu mewaspadai sakit kepala berulang yang terasa makin berat dan berbeda dari keluhan biasa. Keluhan tersebut dapat menjadi tanda awal tumor otak bila muncul bersama gangguan saraf lain. Dilansir dari laman Halodoc, tumor otak merupakan pertumbuhan sel abno...

PravadaNews – Adas banyak digunakan sebagai bumbu masakan, jamu, hingga obat tradisional. Manfaat adas dipercaya baik untuk kesehatan karena tumbuhan ini mengandung berbagai zat dan nutrisi yang diduga dapat mencegah penyakit hingga melancarkan proses menyusui. Melansir dari laman Al...

PravadaNews – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan pembatasan daya tarik kemasan rokok dan vape melalui Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK). Aturan ini menyasar standardisasi kemasan agar produk tembakau tidak lagi menonjol melalui warna, logo, dan tampilan visual. Rancanga...

PravadaNews – Singkong rebus yang selama ini dikenal sebagai salah satu pangan tradisional masyarakat Indonesia ternyata menyimpan beragam manfaat bagi kesehatan berkat kandungan nutrisinya yang melimpah. Umbi-umbian yang kerap diolah menjadi berbagai jenis makanan dan jajanan tradisional ...

PravadaNews – Ternyata dauyn seledri memiliki manfaat banyak beragram untuk pria. Dan, manfaat itu tidak banyak diketahui orang banyak. Meski sering hanya dipakai sebagai pelengkap masakan, daun hijau ini menyimpan berbagai nutrisi yang dapat membantu menjaga tekanan darah, meningkat...

PravadaNews – Penyakit tulang yang jarang diketahui umumnyadisebabkan oleh masalah genetik yang membuat tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Risiko terjadinya berbagai penyakit tulang ini bisa meningkat karena menderita penyakit tertentu. Pertumbuhan tulang terjadi pada usia anak-an...

PravadaNews – Mungkin banyak yang belum mengetahui akan manfaat singkong rebus. Kudapan ini tak hanya sekadar camilan, tetapi juga mengandung beragam nutrisi, seperti vitamin C dan serat. Melansir dari laman Alodokter, Jumat (5/6/2026), indeks glikemik singkong rebus juga tergolong r...

PravadaNews – Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menempatkan materi partikulat berukuran 2,5 mikrometer sebagai ancaman kesehatan paru. Debu halus ini dapat masuk ke saluran napas terdalam ketika kualitas udara memburuk di kawasan perkotaan padat emisi. M...

1234...22