PravadaNews – Sorak sorai baru saja menggema di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, ketika satu nama terus diteriakkan para pendukung Timnas Indonesia, Mitchell Baker.
Penyerang naturalisasi berusia 19 tahun itu tak membutuhkan waktu lama untuk membuktikan kualitasnya.
Dalam laga debutnya di Piala AFF 2026, Baker tampil menggila dengan mencetak tiga gol dan mengantar skuad Garuda menang telak 5-1 atas Kamboja.
Penampilan impresif tersebut bukan hanya menjadi angin segar bagi Indonesia, tetapi juga mulai mengundang perhatian sekaligus kekhawatiran dari para rival, terutama Vietnam, yang kini disebut-sebut tengah menyiapkan cara khusus untuk menghentikan ketajaman striker bertinggi 196 sentimeter itu.
Media Vietnam, Soha menilai, performa Baker menjadi pekerjaan berat bagi pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik.
Oleh karena itu, Vietnam mulai mempertimbangkan strategi khusus untuk meredam ketajaman penyerang anyar skuad Garuda tersebut.
Soha menilai, kemunculan Mitchell Baker memberikan tantangan baru bagi Timnas Vietnam. Ketajaman penyerang bertinggi 196 cm itu dinilai dapat menjadi pembeda ketika menghadapi Timnas Indonesia.
“Mencetak hattrick hanya dalam 56 menit, striker asal Indonesia dengan tinggi 1,96 meter ini membuat pelatih Kim Sang-sik pusing.”
Media tersebut juga menilai lini belakang Vietnam harus segera menemukan cara untuk menghentikan Baker. Ancaman yang dibawa pemain muda itu dinilai tidak bisa dianggap remeh menjelang duel penting di Grup A.
Soha beranggapan, kemunculan Mitchell Baker menghadirkan tantangan tersendiri bagi pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik. Para bek Vietnam dinilai harus segera menemukan cara untuk meredam striker bertinggi 1,96 meter tersebut.















