PravadaNews – Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq memastikan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 tetap berjalan aman dan kondusif meskipun kondisi geopolitik global tengah mengalami ketegangan di sejumlah kawasan.
Maman menegaskan, faktor keamanan menjadi prioritas utama yang terus dipantau dan dijaga secara ketat melalui koordinasi antara pemerintah Indonesia dan otoritas Arab Saudi.
Maman menyebutkan, pihak Arab Saudi telah memberikan jaminan keamanan bagi seluruh jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam menjalankan ibadah. Menurut Maman, langkah antisipatif dan komunikasi intensif antarotoritas menjadi kunci dalam memastikan kelancaran dan keselamatan jemaah di tengah dinamika global yang berkembang.
“Dari hasil pengawasan kami, Arab Saudi sudah memastikan bahwa aspek keamanan menjadi prioritas. Indonesia juga melakukan langkah diplomatik untuk memastikan jemaah kita bisa beribadah dengan aman,” ujar Maman di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Maman menjelaskan, pemerintah Indonesia turut berperan aktif dalam menjaga situasi kondusif melalui jalur diplomasi internasional. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ibadah haji sebagai kegiatan keagamaan tidak terdampak oleh konflik geopolitik yang terjadi.
Menurut Legislator Fraksi PKB ini, seluruh pihak memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kelancaran ibadah haji, mengingat kegiatan tersebut bersifat kemanusiaan dan melibatkan jutaan umat Muslim dari berbagai negara.
“Ini adalah ibadah yang membutuhkan komitmen bersama. Tidak boleh ada konflik yang mengganggu pelaksanaan haji,” tegas Maman.
Selain itu, Maman juga menepis kekhawatiran terkait jalur penerbangan jemaah haji Indonesia. Maman memastikan bahwa penerbangan langsung menuju Arab Saudi tetap dalam kondisi aman dan tidak terdampak signifikan oleh dinamika global.
“Untuk penerbangan langsung, sejauh ini aman. Tidak ada gangguan yang perlu dikhawatirkan oleh jemaah,” tambah Maman.
Komisi VIII DPR RI akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh aspek penyelenggaraan haji, termasuk keamanan, guna memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk.
Maman juga mengimbau masyarakat, khususnya calon jemaah haji, untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu akurat terkait kondisi keamanan global.
Dengan adanya jaminan dari pemerintah Arab Saudi serta langkah diplomasi yang dilakukan Indonesia, Maman optimistis penyelenggaraan haji 2026 akan berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah.















