Presiden ke- 7 Republik Indonesia (RI). (Foto:Dok Sespres)

Beranda / Politik / Respon Jokowi Tanggapi Sindiran JK

Respon Jokowi Tanggapi Sindiran JK

PravadaNews – Mantan Presiden RI ke 7, Joko Widodo menanggapi narasi pernyataan mantan Wakil Presiden ke 10 dan 12 Jusuf Kalla yang diduga menyinggung dirinya terkait kursi kekuasaan kontestasi politik nasional.

Adapun JK dalam pernyataannya mengungkit peran dirinya yang mengantarkan Jokowi menjadi presiden di tahun 2014.

Menyikapi pernyataan JK tersebut, Jokowi merespon dengan kalimat nada satire mengklaim bahwa ia bukan siapa-siapa hanya orang kampung.

“Ya saya ini bukan siapa-siapa. Saya orang kampung,” kata Jokowi kepada wartawan pada Senin (20/4/2026).

Di sisi lain, JK juga mengeluarkan pernyataan kritik pedas terhadap Jokowi yang menyebut negara hancur lantaran di pimpin oleh mantan walikota Solo tersebut.

Terkait hal itu, Jokowi pun nampak enggan menanggapi lebih lanjut mengenai pernyataan JK yang menyebut Indonesia telah hancur karena dipimpin Jokowi.

“Yang menilai bukan saya,” kata Jokowi.

Sebagai informasi, sikap JK yang menyinggung Jokowi ditengarai sebagai bentuk balasan terkait adanya tuduhan yang disematkan kepada dirinya sebagai orang yang mendanai kasus ijazah Jokowi.

Tudingan pendana kepada JK itu muncul dari Rismon Sianipar yang sebelumnya juga masuk di dalam tim yang meneliti kasus dugaan ijazah palsu Jokowi.

Baca juga: JK: Tak Mungkin Saya Bayar Orang Selidiki Jokowi

Tim peneliti kasus dugaan ijazah palsu Jokowi itu dipimpin oleh mantan Menpora Roy Suryo. Baru baru ini Rismon resmi menyatakan keluar dari tim peneliti pimpinan Roy Suryo cs tersebut.

Dalam keteranganya JK mengaku sangat kesal dengan Rismon yang menuduh dirinya memberikan uang sebesar Rp 5 miliar untuk menghantam Jokowi dalam kasus dugaan ijazah palsu.

Padahal lanjut JK, dirinya pernah dihubungi oleh Rismon saat masih tergabung di Tim Roy Suryo namun selalu menolak karena tidak ingin terlibat dan netral dalam pusara kasus dugaan ijasah palsu Jokowi tersebut.

JK pun meluapkan kekesalannya dengan berencana melaporkan Rismon ke kepolisian atas dugaan tudingan memberikan dana dibalik kasus ijasah Jokowi tersebut.

“Ini soal Rismon ini sudah melibatkan semua orang, dituduh lah saya, dituduh Puan, dituduh SBY, dituduh siapa. Itu pengalihan saja. Jadi saya marah kenapa? Apalagi saya dituduh kasih Rp 5 M, mana saya kasih Rp 5 M? Ketemu saja tidak tahu saya, kenal pun tidak. Ini buktinya WA-nya. Tidak saya bilang,” kata JK.

Di sisi lain JK pun menyinggung terkait karier politik Jokowi yang menjabat menjadi Presiden tidak terlepas dari peran pentingnya.

JK menekankan bahwa didalam karir politik Jokowi, pihaknya lah yang membawa Jokowi dari Solo, Jawa Tengah ke Jakarta untuk mendorongnya menjadi Gubernur.

JK mengklaim bahwa dirinya lah yang menyodorkan nama Jokowi ke Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri untuk maju di Pilkada DKI Jakarta.

“Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo, untuk jadi gubernur. Saya yang bawa,” ungkap JK.

Tak hanya itu, JK juga menyebut bahwa dirinyalah yang mendorong Jokowi maju di Pilpres 2014 dan telah berhasil menduduki jabatan Presiden RI.

“Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu Termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa gubernur, mana bisa jadi presiden, coba lihat (foto Jokowi sungkem),” tutup JK.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *