PravadaNews – Ambisi Indonesia menembus prestasi olahraga dunia menuntut pembinaan yang lebih terarah! Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meminta pemerintah daerah memfokuskan pembinaan pada 21 cabang olahraga (cabor) unggulan sesuai Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
Langkah ini dinilai penting untuk menyelaraskan program pembinaan di daerah dengan strategi nasional, sekaligus memperkuat persiapan atlet Indonesia menghadapi Olimpiade sebagai panggung tertinggi olahraga dunia.
Dengan fokus yang lebih terarah, pembinaan diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat bersaing di level internasional dan membawa nama Indonesia ke panggung dunia.
“Kita sudah ada DBON, 21 cabor unggulan. Nah, kita harapkan nanti ya semua daerah mulai memfokuskan ke 21 cabor ini,” ujar Erick dikutip, Jumat (16/10/2026).
Menurut Erick, Olimpiade merupakan ajang olahraga tertinggi yang menjadi salah satu orientasi pembinaan prestasi atlet Indonesia.
Karena itu, pemerintah perlu menyiapkan pembinaan secara terarah agar atlet nasional mampu bersaing di tingkat internasional.
Erick mencontohkan, target menjadi juara dunia dalam suatu cabang olahraga berbeda dengan target meraih gelar juara di Olimpiade.
Perbedaan sasaran tersebut perlu menjadi pertimbangan dalam menyusun strategi pembinaan atlet.
Erick menegaskan, fokus terhadap 21 cabang olahraga unggulan bukan berarti pemerintah mengabaikan cabang olahraga lainnya.
“Olahraga lainnya bukan kita tidak bina, itu olahraga kemasyarakatan,” kata Erick.
Selain pembinaan prestasi, pengembangan olahraga masyarakat menjadi bagian penting dari upaya pemerintah memperluas akses aktivitas fisik.
Dengan demikian, kebijakan olahraga diharapkan dapat menjangkau atlet yang mengejar prestasi sekaligus masyarakat yang ingin menjaga kebugaran.
Erick mencontohkan, pemerintah perlu mendorong penyelenggaraan Car Free Day di seluruh kota dan kabupaten.
Langkah ini sebagai salah satu sarana memperluas partisipasi masyarakat dalam berolahraga.
Menurut Erick, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas fisik, seperti senam, berlari, dan berjalan kaki, secara mandiri di ruang publik.
Melalui fokus pada cabang olahraga unggulan dan pengembangan olahraga masyarakat, Erick berharap pembinaan olahraga nasional berjalan lebih terarah.
Sinkronisasi program pemerintah pusat dan daerah juga diharapkan mendukung pencapaian prestasi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.















