PravadaNews – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menutup sementara Halte Manggarai mulai Rabu, 6 Mei 2026 pukul 05.00 WIB. Penutupan ini berkaitan dengan pengerjaan proyek LRT Jakarta di kawasan tersebut.
Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan layanan tetap berjalan dengan penyesuaian titik naik dan turun penumpang.
“Kami memastikan pelanggan tetap dapat mengakses layanan melalui halte temporer yang telah disiapkan,” ujar Ayu di Jakarta, dikutip Rabu (6/5/2026).
Baca juga : Insentif EV DKI Ikuti Arah Pemerintah
Adapun penumpang koridor 4 (Pulo Gadung–Galunggung), 4D (Pulo Gadung–Kuningan), 6M (Stasiun Manggarai–Blok M), dan rute B25 (Bekasi–Dukuh Atas) akan dialihkan ke Halte Manggarai Temporer 1 dan 2 yang berada di sisi jalan sekitar lokasi halte lama.
Menurut Ayu, operasional bus tidak mengalami perubahan jadwal, meski pelanggan perlu menyesuaikan lokasi akses.
“Transjakarta juga menempatkan petugas di lapangan untuk membantu penumpang selama masa transisi,” tutur Ayu.
Penutupan halte ini sempat direncanakan berlangsung pada 2 Mei 2026. Namun, jadwal tersebut ditunda untuk memastikan kesiapan fasilitas halte sementara bagi pengguna.
Di sisi lain, lanjut Ayu, proyek LRT Jakarta Fase 1B lintas Velodrome-Manggarai terus menunjukkan perkembangan. Hingga kini, progres konstruksi telah mencapai 91,86 persen.
Salah satu capaian penting ialah tersambungnya jalur layang di atas Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono yang telah mencapai 100 persen. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada pemasangan steel box girder di simpang Matraman, yang menjadi titik krusial dalam lintasan proyek tersebut.
Pemasangan girder itu merupakan tahapan penting dalam penyelesaian konstruksi LRT fase ini, sekaligus menentukan kelancaran integrasi lintasan di kawasan Manggarai.















