PravadaNews – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) berhasil mengidentifikasi dan melumpuhkan kelompok teroris yang terlibat dalam pembunuhan dua ulama Sunni di provinsi Sistan dan Baluchestan.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Selasa (6/10/2026) dilansir dari Kantor Berita IRNA, Kantor Humas Pangkalan Quds dari Angkatan Darat IRGC menyatakan bahwa kelompok teroris tersebut bertanggung jawab atas pembunuhan Molavi Yousef Gorgij dan Molavi Mohammad Anwar Rigi, serta tewasnya dua personel keamanan Iran.
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa dalam serangkaian operasi, dua anggota terakhir kelompok teroris itu tewas pada tanggal 4 Oktober.
Sehingga, total anggota kelompok yang tewas menjadi delapan orang—sementara empat anggota lainnya telah ditangkap dalam operasi sebelumnya.















