PravadaNews – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen bangsa dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah meningkatnya tantangan kejahatan dan dinamika global.
Pernyataan itu disampaikan Sigit saat menghadiri pembukaan Muktamar XIV Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dikutip Senin (27/4/2026).
“Kalau kita semua memiliki semangat yang sama, memiliki rasa persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan yang memang itu menjadi karunia bagi bangsa Indonesia,” kata Sigit.
Baca juga : Kapolri Intruksikan Jajarannya Waspada terhadap Cuaca Ekstrem
Sigit menilai perkembangan teknologi saat ini turut membuka ruang baru bagi pelaku kejahatan, termasuk penyebaran misinformasi yang dinilai dapat menyesatkan masyarakat. Selain itu, ia juga menyoroti meningkatnya kasus narkoba, kejahatan siber, hingga kejahatan seksual.
“Belum lagi kejahatan lain yang merugikan warga seperti narkoba, kejahatan siber dan kejahatan seksual,” ujar Sigit.
Menurut Sigit, kompleksitas ancaman tersebut tidak dapat dihadapi oleh aparat penegak hukum secara tunggal. Sigit menegaskan perlunya keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan nasional.
“Polri tidak akan bisa berdiri sendiri. Polri tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari seluruh elemen bangsa,” kata Sigit.
Dalam kesempatan itu, Sigit juga menyinggung situasi global yang masih diliputi ketidakpastian dan berdampak pada Indonesia. Ia menyebut pemerintah telah menyiapkan berbagai program untuk merespons kondisi tersebut.
Sigit mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk turut berkontribusi dalam menghadapi tantangan tersebut.
“Ini adalah tantangan yang harus kita hadapi bersama dan tentunya ini juga menjadi tugas dan PR dari para pemuda,” ujar Sigit.
Sigit juga mengaitkan pentingnya persatuan dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang pernah mengedepankan solidaritas dalam menghadapi penjajahan. Sigit meyakini nilai tersebut tetap relevan dalam menghadapi tantangan modern.
Dengan demikian, Sigit berharap kolaborasi antara Polri dan organisasi masyarakat seperti PERSIS dapat terus diperkuat dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah perkembangan ancaman yang semakin kompleks.















