Presiden Prabowo Subianto usai Pidato di May Day 2026 di Monas (Foto: dok PravadaNews/Sigit)

Beranda / Politik / May Day 2026 Tunjukkan Kedekatan Buruh-Presiden

May Day 2026 Tunjukkan Kedekatan Buruh-Presiden

PravadaNews – Perayaan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monas disebut menjadi penanda menguatnya komunikasi antara serikat pekerja dan pemerintah.

Panitia menyebut momentum ini sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Ketua Panitia May Day 2026 sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Andi Gani Nena Wea, mengatakan kehadiran puluhan ribu buruh bersama Presiden menjadi simbol konsolidasi gerakan buruh nasional.

“Ini sejarah persatuan dan kesatuan buruh Indonesia. Mudah-mudahan semangat ini terus terjaga hingga May Day 2027,” kata Andi dalam keterangannya dikutip Sabtu (2/5/2026).

Baca juga : Prabowo akan Bangun 1 Juta Rumah untuk Buruh

Andi menyebut sekitar 250 ribu buruh dari berbagai daerah hadir dalam perayaan yang juga dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Menurut Andi, skala kehadiran tersebut menjadikan May Day 2026 sebagai salah satu yang terbesar.

“Sebagai Ketua Panitia May Day 2026 saya sangat bahagia. Sekitar 250 ribu buruh hadir di sini bersama Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Andi.

Di tengah konsentrasi massa di Monas, sebagian elemen buruh diketahui tetap menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat. Namun, panitia menilai perbedaan kanal penyampaian aspirasi merupakan bagian dari praktik demokrasi.

“Kami menghormati teman-teman yang melakukan aksi di DPR. Itu hal yang biasa dalam demokrasi,” kata Andi.

Andi menegaskan, sebagian besar organisasi buruh memilih berkumpul di Monas untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada Presiden.

Andi juga mengungkapkan adanya keterlibatan Presiden dalam persiapan teknis acara. Menurut dia, komunikasi antara panitia dan Istana telah dilakukan jauh sebelum pelaksanaan May Day.

“Beliau mendesain khusus kaos May Day dan payung untuk buruh dalam jumlah ratusan ribu,” ujarnya.

Andi menyebut hal tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kaum pekerja, sekaligus memperkuat narasi kedekatan politik antara serikat buruh dan Istana dalam peringatan May Day tahun ini.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto melempar gagasan pembangunan kota-kota baru yang ditujukan khusus untuk buruh, sebuah janji yang mengemuka di panggung peringatan Hari Buruh Internasional.

Di hadapan massa pekerja, Prabowo menyebut proyek ini sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem hunian dan kerja yang lebih terintegrasi. Alih-alih sekadar program perumahan, Prabowo menekankan konsep kota mandiri. 

“Saya sudah rencanakan kita akan bikin kota-kota baru,” ucap Prabowo. 

Setiap kota, kata Prabowo,, akan menampung sekitar 100 ribu unit rumah susun yang ditujukan bagi buruh.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *