PravadaNews – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada hari Minggu memperingati ulang tahun Operasi Mersad yang berlangsung selama perang yang dipaksakan oleh Irak pada tahun 1980-an, dengan menyoroti persatuan dan kewaspadaan bangsa Iran sebagai kunci untuk menggagalkan konspirasi musuh terhadap Republik Islam.
Dalam sebuah pernyataan yang menandai peringatan operasi bulan Juli 1988 tersebut, IRGC menyatakan bahwa persatuan dan kesadaran nasional akan memastikan kegagalan rencana jahat para “pengkhianat” yang berupaya menyerahkan kembali Iran kepada kekuatan arogansi global.
Melansir dari Kantor Berita IRNA, Senin (27/7/2026), IRGC menggambarkan Operasi Mersad sebagai salah satu bukti paling gemilang dari kekuatan dan wawasan bangsa dalam menghadapi “arus kaum munafik” serta kelompok teroris Mujahedin-e-Khalq Organization (MKO).
Operasi tersebut diluncurkan setelah MKO, dengan dukungan rezim Saddam Hussein, melintasi perbatasan masuk ke Iran dalam upaya untuk menggulingkan pemerintah.
Pernyataan tersebut mencatat bahwa secara historis MKO telah bertindak sebagai “kolom kelima musuh” dan berperan dalam berbagai “hasutan buta” baru-baru ini, termasuk upaya kudeta yang gagal pada bulan Januari tahun ini.















