Timnas Indonesia U-20. (Foto: PSSI)

Beranda / Olahraga / Timnas U-20 Pulang di Tengah Erupsi

Timnas U-20 Pulang di Tengah Erupsi

PravadaNews – Setelah menuntaskan perjuangan di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Laos, rombongan Timnas Indonesia U-20 akhirnya kembali menginjakkan kaki di Tanah Air.

Skuad yang diasuh Nova Arianto itu tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, pada Selasa, 8 September 2026, pukul 16.56 WIB.

Kepulangan tersebut berlangsung dalam situasi yang tidak biasa.

Ketika para pemain dan staf pelatih kembali dari perjalanan mereka, aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia tengah menghadapi dampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Erupsi gunung api yang berada di perairan Selat Sunda itu sempat membuat langit di sejumlah wilayah diselimuti abu vulkanik.

Kondisi tersebut turut berdampak terhadap dunia penerbangan, dengan sejumlah bandara harus menutup sementara operasionalnya demi mempertimbangkan faktor keselamatan.

Di tengah situasi tersebut, perjalanan pulang skuad Garuda Muda menjadi bagian lain dari cerita mereka setelah melewati persaingan di babak kualifikasi.

Dari lapangan hijau di Laos hingga kembali ke Indonesia, para pemain harus menutup perjalanan panjang mereka dengan menghadapi kondisi penerbangan yang turut dipengaruhi aktivitas vulkanik.

Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, kepulangan rombongan menandai berakhirnya perjalanan Timnas Indonesia U-20 di Laos.

Kini, setelah meninggalkan arena pertandingan, perhatian kembali tertuju pada langkah berikutnya skuad asuhan Nova Arianto dan evaluasi yang akan dilakukan setelah perjuangan mereka di babak kualifikasi.

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto mengaku, bersyukur kondisi penerbangan ke Tanah Air sudah kembali normal.

Nova mengatakan, sejak awal PSSI memang telah menjadwalkan kepulangan tim pada hari tersebut.

“Kalau extend tidak ada, memang dari awal dari PSSI kami merencanakan datang di hari ini. Dan sekali lagi saya bersyukur situasinya sudah lebih baik sehingga kita bisa mendarat di Jakarta,” kata Nova Arianto dalam keterangan persnya, dikutip Kamis (10/9/2026).

Perjalanan pulang dari Laos itu, menjadi cerita tersendiri bagi Timnas Indonesia U-20.

Karena, rombongan Timnas Indonesia harus berada dalam situasi penerbangan terdampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Bandara Soetta yang menjadi tujuan utama rombongan Timnas Indonesia U-20, diketahui sempat masuk dalam daftar bandara yang terdampak.

Kondisi tersebut, membuat kepulangan skuad Garuda Nusantara sempat memiliki sejumlah opsi apabila situasi penerbangan belum memungkinkan.

Namun, kondisi cuaca dan aktivitas penerbangan berangsur membaik sehingga rombongan Timnas Indonesia U-20 tetap dapat mendarat di Jakarta.

Kepulangan tersebut sekaligus menutup perjalanan mereka setelah memastikan tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2027.

Bagi Timnas Indonesia U-20, kepulangan ke Jakarta membawa kabar positif setelah mereka menyelesaikan misi di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Tiket menuju putaran final menjadi hasil penting dari perjuangan tim di Laos.

Dengan keberhasilan tersebut, Timnas Indonesia U-20 kini akan bersiap menghadapi persaingan yang lebih berat di putaran final Piala Asia U-20 2027.

Nova Arianto dan tim pelatih memiliki waktu untuk mengevaluasi performa sekaligus mempersiapkan skuad menghadapi turnamen mendatang.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *