PravadaNews – Kemeriahan Pestapora dan konser The Weeknd pada akhir pekan terakhir September 2026 ikut menggerakkan transaksi ekonomi Jakarta hingga hampir Rp250 miliar berdasarkan laporan yang diterima Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pestapora berlangsung di Gambir Expo Kemayoran pada 25–27 September 2026, sedangkan The Weeknd menggelar After Hours Til Dawn Tour di Jakarta International Stadium (JIS) pada 26–27 September 2026.
Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan penyelenggaraan dua acara musik tersebut menjadi bagian dari aktivitas hiburan berskala besar yang mendorong pergerakan ekonomi di Jakarta.
“Dan saya mendapatkan laporan, dalam pelaksanaan Pestapora dan juga The Weeknd selama dua hari ini, ekonomi bergerak di Jakarta akibat itu hampir Rp250 miliar,” ujar Pramono di Jakarta Pusat, dikutip Selasa (29/9/2026).
Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menempatkan kehadiran pertunjukan musik internasional sebagai bagian dari penguatan posisi Jakarta sebagai kota global.
“Mereka memberikan apresiasi karena sekarang ini sebagai kota global, Jakarta juga menjadi tempat tampilnya, performanya band-band atau seniman-seniman besar di Jakarta,” kata Pramono.
Pergerakan ekonomi dari konser di Jakarta sejalan dengan kebijakan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang mendorong ekosistem acara untuk menarik wisatawan sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menilai penguatan ekosistem ini membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, penyelenggara acara, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Indonesia memiliki potensi besar untuk menghadirkan pengalaman kelas dunia. Karena itu, kami terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, penyelenggara, pelaku industri, dan berbagai pemangku kepentingan agar Indonesia semakin dikenal sebagai destinasi event internasional yang berkualitas,” ucap Widiyanti dalam keterangan resmi, Selasa (15/9).
Sepanjang Januari–Juli 2026, sebanyak 105 acara memperoleh dukungan melalui program Event by Indonesia yang terdiri atas 18 acara nasional, 10 acara internasional, 61 Karisma Event Nusantara (KEN), 14 kegiatan Meeting Incentive Convention and Exhibition (MICE), serta dua acara daerah lainnya.
Dari rangkaian tersebut, Kemenpar mencatat lebih dari 6,47 juta pengunjung, sekitar 11 ribu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta lebih dari 184 ribu pekerja seni dan komunitas terlibat dengan estimasi perputaran uang mencapai Rp1,09 triliun. Karena itu, manfaat penyelenggaraan acara juga menjangkau pelaku usaha dan pekerja di sekitarnya.















