PravadaNews – Juventus kembali menjalani laga uji coba pramusim 2026/2027 dengan menghadapi Palermo di HBF Park, Perth, Australia, Selasa, 11 Agustus 2026. Pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 17.00 WIB atau 18.00 waktu setempat.
Duel Juventus vs Palermo menjadi bagian dari rangkaian Bianconeri Summer Tour di Australia. Laga ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Juventus untuk melakukan evaluasi setelah sebelumnya menghadapi Inter Milan di Perth pada 8 Agustus 2026.
Juventus datang dengan modal kekalahan 1-2 dari Inter. Dalam pertandingan tersebut, Bianconeri sempat menunjukkan penguasaan permainan yang cukup baik, tetapi masih menghadapi persoalan dalam penyelesaian akhir. Inter mencetak dua gol melalui Federico Dimarco dan Andy Diouf, sementara Juventus hanya mampu membalas lewat Francisco Conceicao pada menit ke-85.
Kondisi tersebut membuat pertandingan melawan Palermo menjadi momentum penting bagi Luciano Spalletti untuk kembali menguji komposisi timnya. Dengan musim kompetisi 2026/2027 yang semakin dekat, Juventus tidak hanya membutuhkan hasil positif, tetapi juga konsistensi permainan dan ketajaman di lini depan.
Francisco Conceicao menjadi salah satu pemain yang patut mendapat perhatian. Winger asal Portugal tersebut tampil dari bangku cadangan ketika melawan Inter dan menjadi pencetak gol Juventus. Pergerakannya di sisi sayap serta kemampuannya menciptakan peluang dapat kembali menjadi senjata Bianconeri menghadapi pertahanan Palermo.
Di sisi lain, Palermo tidak datang ke Perth hanya sebagai pelengkap. Tim yang ditangani Filippo Inzaghi tersebut membawa kepercayaan diri setelah mengalahkan Melbourne City dengan skor 2-0 dalam laga uji coba sebelumnya. Palermo mencetak dua gol melalui J. Le Douaron dan P. Peda.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Palermo sebelum menghadapi lawan dengan kualitas skuad yang lebih dalam. Joel Pohjanpalo juga menjadi pemain yang layak diperhatikan Juventus. Penyerang asal Finlandia itu disebut sebagai salah satu tumpuan utama Palermo di lini depan setelah mencetak 25 gol untuk klub pada musim sebelumnya.
Secara kualitas pemain, Juventus tetap lebih diunggulkan. Bianconeri memiliki kedalaman skuad serta pengalaman menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi yang membuat mereka berada satu tingkat di atas Palermo.
Namun, status laga sebagai pertandingan pramusim membuat prediksi tidak bisa sepenuhnya didasarkan pada kekuatan materi pemain. Rotasi menjadi faktor penting karena Spalletti kemungkinan akan memberikan menit bermain kepada sejumlah pemain untuk menguji berbagai opsi sebelum musim resmi dimulai.
Palermo juga berpeluang menyulitkan Juventus apabila mampu mempertahankan organisasi pertahanan seperti saat menghadapi Melbourne City. Dua clean sheet dalam dua pertandingan terakhir menjadi indikasi lini belakang Palermo cukup solid.
Dari rekor pertemuan, Juventus memiliki keunggulan yang cukup jelas. Dalam 61 pertemuan kedua tim, Juventus meraih 38 kemenangan, Palermo menang 11 kali, sedangkan 12 pertandingan lainnya berakhir imbang. Juventus juga tercatat memenangkan lima pertemuan terakhir melawan Palermo.
Melihat kualitas skuad, pengalaman, serta kebutuhan Juventus untuk merespons kekalahan dari Inter, Bianconeri diperkirakan akan tampil lebih agresif sejak awal pertandingan. Palermo berpotensi memberikan perlawanan melalui serangan balik, tetapi Juventus diprediksi mampu mengontrol jalannya pertandingan.
Pertandingan kemungkinan berlangsung dengan tempo yang cukup terbuka, terutama jika Spalletti kembali melakukan pergantian pemain pada babak kedua. Meski demikian, Juventus diperkirakan lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Sementara untuk prediksi skor Juventus 2-0 Palermo.
Prediksi susunan pemain Juventus, yakni Di Gregorio; Kalulu, Bremer, Kelly; McKennie, Locatelli, Douglas Luiz, Cambiaso; Conceicao, Yildiz; Jonathan David.
Prediksi susunan pemain Palermo, yakni Joronen; Pierozzi, Peda, Ceccaroni, Augello; Segre, Palumbo, Ranocchia; Le Douaron, Pohjanpalo, Johnsen. Susunan tersebut masih berupa prediksi dan dapat berubah sesuai keputusan pelatih menjelang pertandingan.
Laga Juventus vs Palermo sekaligus menjadi penutup rangkaian pertandingan Juventus di Perth.
Sebelumnya, Bianconeri menghadapi Inter di Optus Stadium pada 8 Agustus, sementara Palermo lebih dulu mengalahkan Melbourne City.















