PravadaNews – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan, krisis yang direkayasa AS seputar isu nuklir Iran hanya dapat diselesaikan melalui jalur diplomatik dan dengan mempertimbangkan kepentingan Iran.
Pernyataan itu disampaikan Zakharova dalam konferensi pers di Moskow pada Kamis (21/5/2026).
Zakharova mengatakan, isu nuklir Iran hanya dapat diselesaikan melalui cara politik dan diplomatik, berdasarkan hukum internasional dan dengan memperhatikan kepentingan Iran.
Zakharova menegaskan posisi Rusia dalam hal ini menolah hak Iran yang tidak dapat dicabut untuk mengembangkan program nuklir damai sesuai dengan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT).
Zakharova menekankan, hanya Iran yang berhak memutuskan nasib cadangan uraniumnya selama pembicaraan tidak langsung dengan Amerika Serikat.
“Hanya rakyat Iran yang dapat memutuskan bagaimana menjalankan hak ini, termasuk dalam konteks pengayaan uranium dan material nuklir yang mereka miliki,” Zakharova melansir Press TV, dikutip Jumat (22/5/2026).
Namun, Zakharova menyatakan, Moskow siap membantu negosiasi tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat.
“Rusia sepenuhnya siap membantu Iran dan Amerika Serikat dalam mengimplementasikan keputusan tentang uranium yang diperkaya yang mungkin dicapai selama negosiasi,” jelas Zakharova.















