Ilustrasi Transformasi BUMN (Foto: dok PravadaNews)

Beranda / Ekonomi / Hubungan Kerja Jadi Kunci Transformasi BUMN

Hubungan Kerja Jadi Kunci Transformasi BUMN

PravadaNews – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menyoroti pentingnya stabilitas hubungan industrial sebagai faktor yang kerap luput dalam agenda transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

Afriansyah menilai, tanpa relasi yang harmonis antara pekerja dan manajemen, upaya peningkatan daya saing perusahaan negara akan sulit tercapai.

“Stabilitas hubungan kerja menjadi kunci untuk menjaga produktivitas perusahaan,” kata Afriansyah dalam keterangannya, Rabu (30/4/2926). 

Menurut Afriansyah, transformasi yang tengah dijalankan BUMN tidak cukup hanya bertumpu pada perbaikan tata kelola dan efisiensi bisnis. Aspek sumber daya manusia, termasuk rasa aman pekerja, harus menjadi perhatian utama agar perubahan berjalan berkelanjutan.

Afriansyah juga mengingatkan pekerja agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait isu pemutusan hubungan kerja maupun pengurangan pegawai.

“Saya ingin memastikan pekerja mendapatkan perlindungan dan kepastian. Jangan mudah percaya pada isu yang belum tentu benar,” ujar Afriansyah. 

Di sisi lain, Afriansyah menegaskan BUMN tetap memegang peran strategis dalam perekonomian nasional, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga penyediaan layanan publik. 

Karena itu, kata Afriansyah, perusahaan negara dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan sekaligus menjaga kepercayaan publik.

Contoh peran tersebut, menurut Afriansyah, tercermin pada PT Citilink Indonesia yang dinilai berkontribusi dalam memperkuat konektivitas nasional serta mendukung sektor transportasi udara.

“Perusahaan seperti Citilink memiliki peran penting, bukan hanya dalam layanan transportasi, tetapi juga dalam membuka lapangan kerja,” kata Afriansyah. 

Sementara itu, Direktur Utama PT Citilink Indonesia Darsito Hendroseputro menekankan pentingnya kesepahaman antara manajemen dan pekerja melalui perjanjian kerja bersama (PKB). 

Darsito menyebut kesepakatan tersebut menjadi fondasi untuk menyelaraskan arah perusahaan dan meningkatkan kinerja.

“PKB merupakan hasil dialog konstruktif yang dilandasi keterbukaan dan saling menghargai,” ujar Darsito.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *