Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian (Foto: Dok. Instagram @titokarnavian)

Beranda / Politik / Mendagri Larang Purnakada Berpolitik

Mendagri Larang Purnakada Berpolitik

PravadaNews – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengingatkan organisasi Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (Perpukadesi) untuk tidak kembali masuk ke dalam arena politik praktis setelah pensiun dari jabatan kepala daerah.

“Dengan menjaga pada posisi netral, tidak berpolitik praktis, itu akan dihormati,” kata Tito dalam Deklarasi dan Pengukuhan Dewan Perpukadesi Periode 2026–2031 di Jakarta, dikutip Selasa (5/5/2026).

Baca juga : Tito Soroti Inflasi dan Peran TNI

Tito menekankan, komitmen netralitas yang telah dideklarasikan organisasi tersebut menjadi kunci agar Perpukadesi dapat berperan sebagai kelompok yang memberi perhatian pada isu publik tanpa berpihak pada kekuatan politik tertentu.

Menurut Tito, sikap menjaga jarak yang sama terhadap seluruh kekuatan politik merupakan bagian penting agar organisasi tetap memiliki legitimasi moral di ruang publik.

Selain soal politik, Tito juga meminta agar Perpukadesi tidak mengintervensi jalannya pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Tito menilai, kritik tetap diperbolehkan selama disampaikan secara konstruktif.

“Kalau ada kebutuhan kritik, pasti semua akan terbuka. Sepanjang kritiknya membangun, pasti akan dihormati,” ujar Tito.

Namun Tito mengingatkan, kritik tidak boleh berubah menjadi sikap menggurui atau masuk ke ranah kewenangan aktif pemerintah.

Tito juga menyoroti potensi penyalahgunaan nama organisasi untuk kepentingan pribadi atau proyek tertentu. Tito menyebut hal tersebut dapat merusak tujuan awal pembentukan wadah purnabakti kepala daerah itu.

“Kalau itu terjadi, visi dan misi organisasi bisa layu sebelum berkembang,” kata Tito.

Dalam kesempatan itu, Tito menegaskan bahwa pengalaman para anggota Perpukadesi merupakan modal penting bagi organisasi. Namun pengalaman tersebut, menurut Tito, harus diarahkan untuk menjaga marwah lembaga, bukan untuk kepentingan personal.

“Ini akan memberikan nilai lebih bagi organisasi ini,” ujar Tito.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum Perpukadesi Bibit Waluyo, Ketua Dewan Penasihat Sutiyoso, Ketua Dewan Pembina Irianto Lambrie, serta jajaran pengurus terpilih.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *