PravadaNews – Kebiasaan duduk lama membuat banyak orang melirik olahraga yoga untuk menjaga kelenturan otot dan kekuatan tulang.
Momentum Hari Yoga Internasional setiap 21 Juni kembali membuka ruang edukasi tentang latihan tubuh yang sering dianggap hanya berisi napas dan peregangan.
Padahal, gerakan yoga dapat membantu tubuh bekerja lebih seimbang ketika aktivitas harian membuat badan mudah kaku.
Halodoc menjelaskan, yoga merupakan olahraga yang menggabungkan gerak tubuh, teknik napas, meditasi, dan relaksasi dalam satu latihan.
“Berbagai gaya yoga menggabungkan postur fisik, teknik pernapasan, dan meditasi atau relaksasi,” tulis Halodoc dalam laman resminya, Minggu (21/6/2026).
Baca Juga: 4 Manfaat Rebusan Daun Salam dan Sereh
Kelenturan menjadi manfaat awal yang dirasakan karena pose yoga mengajak tubuh meregang secara perlahan. Latihan rutin membantu tubuh beradaptasi tanpa harus langsung masuk ke gerakan berat.
Adapun kekuatan otot terbentuk ketika tubuh menahan posisi tertentu dengan tumpuan berat badan sendiri. Cara ini membuat bagian tubuh yang sering menopang aktivitas harian bekerja lebih stabil.
Gerakan yoga turut melatih keseimbangan karena tubuh perlu menjaga posisi dengan tidak terburu-buru. Latihan seperti ini membantu seseorang lebih sadar terhadap cara berdiri, hingga berjalan.
Selain itu, postur badan dapat membaik ketika latihan dilakukan dengan arahan yang benar, terutama bagi orang yang sering duduk membungkuk. Perbaikan ini terjadi karena tubuh dilatih mengenali posisi yang lebih tegak.
Kesehatan tulang ikut mendapat dukungan dari sejumlah pose yang membuat tubuh belajar menopang beban secara aman. Namun, gerakan tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan agar latihan tidak berubah menjadi tekanan berlebihan.
Lebih lanjut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menempatkan yoga sebagai salah satu olahraga ramah sendi bagi masyarakat. Pesan ini memperkuat posisi yoga sebagai pilihan aktivitas ringan untuk menjaga tubuh tetap bergerak.
Kemenkes juga menekankan pentingnya latihan fleksibilitas untuk menjaga rentang gerak tubuh dan membantu mengurangi kekakuan ringan. Karena itu, yoga sebaiknya dimulai dari gerakan dasar, didampingi instruktur, ataupun disesuaikan dengan kondisi masing-masing.















