PravadaNews – Iran memperingatkan kapal-kapal yang beroperasi di Selat Hormuz agar tidak menggunakan rute yang tidak resmi.
Kapal yang tidak mematuhi aturan, Iran tidak akan menjamin keselamatan dan perlidungannya.
Otoritas Selat Teluk Persia (PGSA) pada Kamis (25/6/2026), menyatakan, setiap pelayaran di luar rute yang disetujui akan dianggap tidak sah.
Segala konsekuensi yang timbul menjadi tanggung jawab pemilik, operator, serta nakhoda kapal.
Baca Juga: China Kawal Hormuz untuk Jaga Stabilitas Rantai Pasok Global
Peringatan ini disampaikan menyusul laporan dari badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengenai sebuah kapal kargo yang dihantam di lokasi sekitar 7,5 mil laut di sebelah tenggara salah satu pelabuhan Oman.
Nakhoda melaporkan tidak adanya korban jiwa maupun dampak lingkungan akibat serangan tersebut.
Meski, badan kapal mengalami kerusakan fisik akibat hantaman proyektil yang tidak diketahui asalnya.















