Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono. (Foto: Dok. Tangkapan Layar Youtube Kementerian Dalam Negeri)

Beranda / Ekonomi / BPS Ungkap Harga Minyakita Masih di atas HET

BPS Ungkap Harga Minyakita Masih di atas HET

PravadaNews – Harga rata-rata Minyakita nasional tercatat Rp16.341 per liter hingga minggu ketiga September 2026 atau masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. 

Meski demikian, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga Minyakita secara nasional turun 0,06%, dengan sejumlah daerah masih mengalami kenaikan harga.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan perkembangan harga minyak goreng perlu dilihat melalui perubahan harga sekaligus persebaran wilayah yang mengalami kenaikan.

Menurutnya, meskipun secara nasional Minyakita mengalami penurunan, pemerintah tetap memantau daerah yang mengalami kenaikan agar distribusi minyak goreng rakyat tetap berjalan.

“Khusus untuk Minyakita mengalami penurunan 0,06 persen, meskipun di beberapa daerah seperti Kabupaten Nagekeo mengalami kenaikan hingga 19,49 persen serta di Kabupaten Ketapang,” ujar Ateng dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipantau secara daring, Senin (21/9/2026).

Berdasarkan data yang diolah Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan (Kemendag) hingga Sabtu (19/9), Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat kenaikan harga Minyakita tertinggi sebesar 19,49% dengan harga mencapai Rp20.000 per liter. 

Selanjutnya, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat mengalami kenaikan 6,67% dengan harga Rp19.250 per liter, sedangkan Kabupaten Malaka, NTT naik 4,59% dengan harga Rp17.500 per liter.

Ateng menjelaskan, perbedaan harga antarwilayah menjadi bagian dari pemantauan pemerintah dalam melihat kondisi distribusi Minyakita, meskipun rata-rata nasional menunjukkan penurunan.

Sementara itu, Kemendag terus melakukan pengawasan harga dan pasokan Minyakita melalui pemantauan pasar rakyat serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri saat meninjau Pasar Nusukan, Surakarta, menyampaikan harga Minyakita di pasar tersebut berada pada Rp15.700 per liter atau sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah.

“Pagi hari ini Kemendag bersama Wali Kota Surakarta, jajaran Pemkot, Bapanas, Satgas Pangan, Perum BULOG dan ID FOOD memantau pasokan dan stabilitas harga bahan pokok,” tutur Roro dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (5/9).

Kemendag menyebut, pengawasan distribusi dilakukan untuk memastikan Minyakita tersedia di tingkat masyarakat dengan harga sesuai ketentuan, terutama melalui pemantauan rantai pasok dari pasar hingga konsumen.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *