PravadaNews – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei menolak anggapan bahwa Teheran akan menerima syarat-syarat Amerika.
“Kami tidak memasuki negosiasi untuk menerima syarat-syarat AS. Kriteria kami adalah kepentingan dan hak-hak bangsa Iran,” kata Baghaei dikutip Kamis (16/4/2026), melansir Press TV.
“Jika negosiasi didasarkan pada satu pihak yang memaksakan syarat kepada pihak lain, itu bukanlah negosiasi; itu adalah dikte dan pemaksaan,” tambah Baghaei.
Baca Juga: RI–China Perkuat Desa Tertinggal
Baghaei menegaskan, Iran tidak akan menerima tawaran apapun dari Washington. “Republik Islam Iran dan bangsa Iran tidak akan pernah menerima pemaksaan seperti itu,” ujar Baghaei.
Baghaei mengatakan harapan Washington bahwa Iran akan menerima proposalnya tanpa syarat adalah tidak realistis dan tidak sesuai dengan logika negosiasi.
“Belum ada tanggal yang ditetapkan untuk putaran pembicaraan selanjutnya,” tambahnya, seraya mencatat bahwa isu nuklir tetap menjadi poin perselisihan paling signifikan antara kedua pihak.















