PravadaNews – Penjabat Menteri Pertahanan Brigadir Jenderal Majid Ebn-e-Reza menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata Iran sepenuhnya siap menghadapi segala ancaman, seraya menegaskan bahwa kemampuan mereka didukung oleh industri pertahanan dalam negeri Iran.
Dalam pesan yang diunggah di akun media sosialnya, Ebn-e-Reza mengatakan, “Setiap hari, tanda-tanda memudarnya kekuatan musuh semakin nyata; namun, Angkatan Bersenjata kita, dengan mengandalkan industri pertahanan dalam negeri, memiliki kesiapan penuh untuk merespons ancaman apa pun,” kata Ebn-e-Reza melansir dari Kantor Berita IRNA, dikutip Sabtu (8/8/2026).
Ebn-e-Reza memperingatkan bahwa negara-negara yang berupaya membeli keamanan dan keunggulan militer dari luar negeri “akan segera menyadari bahwa teknologi buatan dalam negeri Iran lebih unggul dibandingkan sistem mana pun di kawasan ini.”
Pesan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington, di mana Presiden AS Donald Trump mengancam akan kembali menyerang Iran, meskipun terdapat laporan media yang menyebutkan bahwa stok rudal Pentagon mulai menipis.
“AS memiliki persediaan ‘amunisi’ dalam jumlah besar, terutama untuk jenis-jenis tertentu,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.
“Selain itu, amunisi dalam jumlah besar sedang diproduksi dan dikirim ke AS sesuai kebutuhan. Perusahaan-perusahaan pertahanan sedang membangun jumlah pabrik dan fasilitas produksi terbanyak dalam sejarah negara kita,” klaim presiden AS tersebut.















