PravadaNews – Barcelona mulai bergerak mencari tambahan kekuatan di lini depan menjelang musim baru. Setelah upaya mendatangkan Julian Alvarez menemui jalan buntu, perhatian klub asal Catalan itu kini beralih kepada penyerang Arsenal, Gabriel Jesus.
Negosiasi Barcelona dengan Arsenal untuk transfer pemain asal Brasil tersebut dikabarkan telah memasuki tahap serius.
ESPN melaporkan, kedua klub tengah melanjutkan pembicaraan untuk mencapai kesepakatan, sementara situasi kontrak Jesus yang hanya menyisakan satu tahun di Arsenal menjadi salah satu faktor yang membuka peluang kepindahannya.
Barcelona berharap transfer Jesus dapat diselesaikan dengan nilai sekitar 10 juta euro atau sekitar Rp188 Miliar.
Pemain tersebut bahkan berpeluang tiba di Spanyol untuk merampungkan proses kepindahannya.
Kedatangan Jesus disebut tidak akan menghentikan rencana Barcelona mengejar Alvarez.
Klub asal Catalunya itu masih mempertimbangkan penyerang Argentina tersebut sebagai target jangka panjang.
Barcelona sebelumnya menjadikan Alvarez sebagai target utama pada bursa transfer musim panas.
Kepergian Robert Lewandowski dan Ferran Torres membuat klub membutuhkan tambahan penyerang.
Namun, Atletico Madrid menolak membuka negosiasi dengan Barcelona untuk transfer Alvarez.
Atletico juga menuduh Barcelona melakukan pendekatan ilegal terhadap sang pemain.
Situasi tersebut membuat Barcelona harus mencari alternatif untuk mengisi posisi penyerang tengah.
Gabriel Jesus kemudian muncul sebagai salah satu pilihan yang dinilai memungkinkan untuk didatangkan.
Barcelona sejauh ini memainkan Raphinha sebagai penyerang tengah dalam dua pertandingan awal musim.
Pemain asal Brasil tersebut mencetak tiga gol dari dua laga tersebut.
Namun, pelatih Hansi Flick menginginkan penyerang tengah murni dalam skuadnya.
Kehadiran Jesus dinilai dapat memberikan pilihan tambahan bagi lini depan Barcelona.
Di Arsenal, posisi Jesus semakin tersisih dalam persaingan lini depan. Kai Havertz dan Viktor Gyokeres kini lebih sering menjadi pilihan utama sebagai penyerang.
Jesus bahkan tidak masuk skuad Arsenal saat menghadapi Manchester City di Community Shield.
Jesus kembali tidak dimainkan ketika Arsenal menghadapi Coventry City pada laga pembuka Premier League.















