Ilustrasi kondisi gudang Bulog berisi pasokan beras dalam negeri. Dok. Pertanian.go.id

Beranda / Nasional / Bulog Semarang Perketat Mutu Beras CBP

Bulog Semarang Perketat Mutu Beras CBP

PravadaNews – Menjaga kualitas beras pemerintah bukan sekadar memastikan ketersediaan stok di gudang, tetapi juga menjamin setiap butir beras yang disimpan tetap memenuhi standar mutu sebelum disalurkan kepada masyarakat.

Di tengah pentingnya menjaga ketahanan pangan, proses pengawasan setelah pengolahan hingga penyimpanan menjadi tahapan krusial yang tidak boleh diabaikan.

Untuk memastikan kualitas Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tetap terjaga, Perum BULOG Kantor Cabang Semarang memperketat pemeriksaan terhadap setiap pasokan beras yang masuk ke gudang.

Pengawasan dilakukan secara berlapis sebagai upaya mencegah beras dengan kualitas yang tidak sesuai standar masuk ke dalam persediaan pemerintah.

Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Semarang, Yudha Ajipribawa, mengatakan setiap beras yang berasal dari Sentra Penggilingan Padi (SPP) dan tiba di gudang wajib menjalani pemeriksaan ketat sebelum ditempatkan di area penyimpanan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan mutu beras tetap terjaga sepanjang proses pengelolaan stok pemerintah.

“Sejak kami terima di gudang dengan menggunakan armada mungkin bisa truk dan lain-lain, kami lalu melakukan atau melihat, sortir dari kualitas,” kata Yudha di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (31/10/2026).

Menurut Yudha, pemeriksaan dilakukan terutama terhadap kuantitas dan kondisi fisik kemasan untuk memastikan beras yang diterima sesuai standar pengelolaan gudang.

Petugas gudang melakukan pengecekan terhadap kemungkinan kemasan mengalami kerusakan, pecah, maupun indikasi kelembaban akibat proses pengangkutan menggunakan armada distribusi.

“Kami cek lagi, utamanya terkait dengan kuantiti dan penampilan dari kemasan. (Apakah) ada yang rusak, pecah, atau terindikasi mungkin basah di bawahnya karena bak truk dan angkutannya, segala macam,” ujar Yudha.

Pemeriksaan tersebut dilakukan di area pintu masuk gudang atau loading dock sebelum beras ditata dalam sistem penyimpanan sesuai prosedur operasional.

“Nah, ini kami lakukan di depan pintu gudang, di loading dock depan,” tutur Yudha.

Yudha menjelaskan, beras yang telah diperiksa kemudian disusun dalam stapel dengan penataan berdasarkan alat angkut yang digunakan saat proses distribusi.

Apabila ditemukan produk yang belum memenuhi standar, beras tersebut akan dipisahkan dan dikembalikan ke tempat pengolahan Sentra Penggilingan Padi untuk dilakukan proses standardisasi kembali sehingga kualitas beras tetap dapat terjaga.

“Terhadap barang yang sudah hasil sortir, sudah disingkirkan, itu bisa dibawa kembali ke tempat pengolahan untuk dilakukan standardisasi kembali,” jelas Yudha.

Yudha mengatakan pengendalian mutu tersebut merupakan bagian dari perjalanan panjang pengelolaan beras mulai dari penyerapan gabah petani hingga penyimpanan di gudang.

Sebelum masuk gudang, gabah petani terlebih dahulu dijemput melalui Tim Jemput Gabah (TJG) dari Bulog untuk kemudian diproses di Sentra Penggilingan Padi.

Setelah melalui tahap pengeringan dan penggilingan, beras dikemas sebelum dikirim ke gudang Bulog untuk menjadi bagian dari stok Cadangan Beras Pemerintah.

Yudha menegaskan pengawasan berlapis diperlukan agar beras yang disimpan tetap memiliki kualitas baik dan siap digunakan untuk berbagai kebutuhan pemerintah.

Melalui proses pemeriksaan yang konsisten, Bulog Kantor Cabang Semarang berkomitmen menjaga mutu stok beras sekaligus mendukung ketersediaan pangan masyarakat.

Adapun Bulog Semarang hingga akhir Oktober 2026 mengelola stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 81.600 ton.

CBP digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bantuan pangan masyarakat, stabilisasi pasokan dan harga pangan, hingga kebutuhan penanganan kondisi tertentu.

Ketahanan stok Bulog Semarang saat ini mampu memenuhi kebutuhan sekitar empat hingga lima bulan ke depan sebelum memasuki masa panen berikutnya di tahun 2027.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *