PravadaNews – Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul mendorong Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk segera menyiapkan lahan sebagai langkah awal pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di wilayah tersebut.
Dorongan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan merata, khususnya bagi masyarakat dari kalangan kurang mampu.
Menurut Gus Ipul, kesiapan lahan menjadi faktor krusial agar proses pembangunan dapat segera direalisasikan tanpa hambatan berarti.
Gus Ipul menegaskan, program Sekolah Rakyat merupakan salah satu inisiatif strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.
Baca juga: Kemensos Perbarui Data Bansos 2026
Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan pembangunan fasilitas pendidikan ini dapat berjalan cepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas di Kota Tasikmalaya.
“Jadi, pak wali, silakan dipercepat. Salah kita kalau enggak bisa bikin gedung permanen. Bapak sudah bikin percepatan lewat sekolah rintisan. Kita akan membantu percepatan pengadaan gedung permanen,” kata Gus Ipul dikutip dari laman Kemensos, Rabu (15/4/2026).
Gus Ipul menjelaskan, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh Pemkot Tasikmalaya untuk mengusulkan lahan yang bakal digunakan membangun gedung permanen Sekolah Rakyat. Salah satunya, yaitu tanah seluas 7 hektare, memiliki sertifikat, dan status legalitasnya jelas.
Nantinya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan melakukan survei ke lokasi lahan yang diusulkan untuk menentukan apakah tanah tersebut layak digunakan untuk membangun Sekolah Rakyat atau tidak.
“Tapi yang penting sekarang siapkan tanahnya. Ayo kita jalan ya, pak wali,” ujar Gus Ipul.
Gus Ipul menyampaikan, Sekolah Rakyat merupakan program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto bagi anak-anak miskin dan miskin ekstrem. Pendidikan gratis dengan konsep boarding school atau asrama ini diselenggarakan untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
Gus Ipul menyebut, Presiden Prabowo sangat serius dalam mencanangkan program ini.
“Pak Prabowo enggak main-main, dengan Sekolah Rakyat enggak main-main. Buktinya dikawal sendiri, kalau diundang (acara) Sekolah Rakyat enggak pernah enggak hadir,” ungkap Gus Ipul.
Adapun saat ini di Tasikmalaya, Jawa Barat telah terdapat Sekolah Rakyat rintisan, yakni Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 41 Tasikmalaya. Sekolah yang berlokasi di Sambongpari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya itu telah beroperasi sejak Oktober 2025.
SRT 41 Tasikmalaya memiliki 75 murid, terdiri dari 25 siswa jenjang sekolah dasar dan 50 siswa sekolah menengah pertama.















