Inflasi September 2026 Tembus 3,28%. (nfografis: PravadaNews)

Beranda / Infografis / Inflasi September 2026 Tembus 3,28%

Inflasi September 2026 Tembus 3,28%

PravadaNews – Inflasi nasional September 2026 mencapai 3,28 persen secara tahunan (year-on-year), meningkat dari 3,19 persen pada Agustus.

Secara bulanan, harga-harga juga naik 0,30 persen, sementara inflasi sejak awal tahun mencapai 2,17 persen. Angka tersebut menunjukkan tekanan harga masih berlangsung, dengan sejumlah kebutuhan masyarakat menjadi pendorong utama.

Kelompok makanan, minuman dan tembakau mencatat inflasi 4,37 persen dengan andil 1,28 persen terhadap inflasi nasional.

Komoditas yang turut mendorong kenaikan antara lain ikan segar, daging ayam ras, cabai rawit, beras, minyak goreng, sigaret kretek mesin dan daging sapi.

Di sisi lain, kelompok transportasi mengalami inflasi 4,84 persen dengan andil 0,58 persen, antara lain dipengaruhi bensin dan angkutan udara.

Tekanan harga juga berbeda antarwilayah. Sulawesi Utara mencatat inflasi tertinggi di tingkat provinsi sebesar 7,59 persen. Sedangkan, Sumatera Selatan terendah sebesar 2,55 persen.

Pada tingkat kabupaten/kota, Minahasa Utara menjadi yang tertinggi dengan 9,05 persen, sementara Timor Tengah Selatan terendah sebesar 1,04 persen.

Data ini memperlihatkan bahwa inflasi nasional 3,28 persen tidak dirasakan secara seragam, karena tekanan harga bergerak dengan intensitas berbeda di setiap daerah.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *