PravadaNews – Teh jahe kerap dikonsumsi untuk menghangatkan tubuh, terutama saat cuaca dingin. Selain itu, minuman herbal dengan rasa pedas dan aroma yang khas ini juga memiliki beragam manfaat lain untuk kesehatan.
Teh jahe merupakan salah satu jenis minuman herbal yang sangat populer di Asia, termasuk Indonesia. Teh jahe kaya akan antioksidan yang dapat menjaga daya tahan tubuh dan mengurangi peradangan. Jika dikonsumsi secara rutin, teh jahe pun mampu melindungi tubuh dari berbagai penyakit.
Berbagai Manfaat Teh Jahe bagi Kesehatan
Manfaat teh jahe diperoleh dari 2 senyawa alami utama dalam jahe yang bersifat antioksidan, yaitu gingerol dan shogaol. Selain itu, jahe juga mengandung berbagai nutrisi lain, seperti karbohidrat, kalium, serat, fosfor, dan vitamin C, yang baik untuk kesehatan tubuh.
Berkat kandungan nutrisinya yang melimpah, manfaat teh jahe untuk kesehatan tubuh tidak perlu diragukan lagi. Berikut ini adalah penjelasannya:
- Meredakan mual
Teh jahe telah dikenal sejak lama dapat meredakan mual akibat mabuk perjalanan, perut kembung, efek samping kemoterapi, atau morning sickness yang sering kali dialami oleh ibu hamil.
Manfaat tersebut diperoleh dari kedua senyawa alami utama jahe, yaitu gingerol dan shogaol. Kedua senyawa tersebut dapat meredakan rangsangan mual dari otak serta mencegah mual berkepanjangan.
- Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Vitamin C yang terkandung dalam jahe berperan sebagai antioksidan yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sekaligus mencegah terjadinya infeksi.
Selain itu, vitamin ini juga dapat mencegah kerusakan sel-sel tubuh dari radikal bebas penyebab berbagai jenis penyakit.
- Meredakan nyeri haid
Teh jahe bisa menjadi minuman herbal yang baik dikonsumsi oleh wanita yang sedang mengalami nyeri haid. Sebuah penelitian bahkan menyebutkan bahwa jahe sama ampuhnya seperti obat pereda nyeri yang dijual di apotek, seperti ibuprofen dan asam mefenamat, dalam meredakan nyeri haid.
Khasiat jahe ini didapatkan dari kandungan senyawa gingerol dan shogaol yang bersifat antiperadangan. Kedua senyawa tersebut dapat menghambat produksi hormon prostaglandin penyebab nyeri haid.
- Meredakan nyeri sendi dan otot
Selain meredakan nyeri haid, teh jahe juga ampuh mengurangi nyeri sendi akibat osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.
Manfaat teh jahe ini diperoleh dari sifat antiperadangan yang dimiliki oleh senyawa gingerol dan shogaol di dalamnya.
Tidak hanya itu, teh jahe juga mengandung kalium dan fosfor yang berperan penting dalam mengatur kontraksi otot dan menjaga fungsi saraf. Dengan mengonsumsi teh jahe secara rutin, keluhan nyeri otot dapat berkurang.














