PravadaNews – Manfaat jagung tidak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga mampu membantu mencegah berbagai jenis penyakit. Tanaman pangan yang juga digunakan sebagai pengganti nasi ini diketahui mengandung beragam nutrisi yang baik untuk tubuh.
“Jagung (Zea mays) telah menjadi makanan pokok bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Rasanya yang gurih dan manis, membuat jagung banyak diolah menjadi berbagai jenis makanan dan minuman,” tulis Alodokter, Selasa (27/10/2026).
Selain dikonsumsi secara langsung, jagung juga diolah menjadi tepung jagung dan minyak jagung. Beragam kandungan nutrisi di dalamnya membuat manfaat jagung tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga mendukung kesehatan pencernaan, mata, dan jantung.
Kandungan Nutrisi di Dalam Jagung
Selain sebagai sumber karbohidrat, jagung mengandung berbagai nutrisi seperti protein, serat, serta berbagai vitamin dan mineral, misalnya vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, zat besi, kalium, fosfor, dan magnesium
Selain itu, jagung juga mengandung sedikit lemak. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena jenis lemak yang terkandung di dalamnya adalah jenis lemak baik.
Dibandingkan asupan biji-bijian lainnya, jagung mengandung lebih banyak antioksidan, seperti asam ferulat, phytic acid, antosianin, serta zeaxanthin dan lutein yang baik untuk kesehatan mata.
Manfaat Jagung bagi Kesehatan
Berkat kandungan nutrisinya yang melimpah, ada beragam manfaat jagung untuk kesehatan yang dapat Anda peroleh, yaitu:
- Mengatasi konstipasi
Jagung mengandung serat tidak larut yang membantu menambah volume tinja dan mendukung pergerakan usus. Dengan begitu, konsumsi jagung dapat membantu melancarkan buang air besar (BAB) dan mengurangi risiko konstipasi atau sembelit.
Sebagian serat dalam jagung juga dapat dimanfaatkan oleh bakteri baik di usus. Hal ini membantu mendukung keseimbangan mikroorganisme dalam saluran pencernaan sehingga kesehatan usus tetap terjaga.
Meski demikian, pastikan Anda juga minum air yang cukup dan mengonsumsi beragam sumber serat lainnya, seperti buah, sayuran, dan biji-bijian utuh.
- Membantu mengontrol kadar gula darah
Jagung termasuk dalam kelompok makanan dengan indeks glikemik rendah, sehingga tidak memicu lonjakan kadar gula darah. Hal ini menjadikan jagung baik untuk dikonsumsi penderita diabetes atau orang yang berisiko tinggi mengalami diabetes tipe 2.
- Menjaga kesehatan jantung
Serat dalam jagung berpotensi membantu mengontrol kadar kolesterol darah, terutama jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung.
Sementara itu, kandungan kalium dan magnesium berperan dalam fungsi otot, termasuk otot jantung, serta membantu menjaga fungsi tubuh yang berkaitan dengan tekanan darah.
Meski begitu, manfaat jagung untuk jantung tidak dapat diperoleh hanya dengan mengandalkan satu jenis makanan. Menjaga berat badan, membatasi asupan garam dan lemak jenuh, rutin berolahraga, serta tidak merokok juga penting untuk mengurangi risiko penyakit jantung.
- Membantu menjaga kesehatan mata
Jagung mengandung antioksidan karotenoid, seperti zeaxanthin dan lutein. Keduanya berperan dalam menghambat kerusakan sel mata akibat proses penuaan dan kekurangan nutrisi.
Hal inilah yang menjadikan jagung baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah berbagai penyakit mata, seperti katarak dan degenerasi makula.
- Membantu memenuhi kebutuhan energi
Salah satu manfaat jagung lainnya adalah sebagai sumber energi bagi tubuh. Kandungan karbohidrat di dalamnya membantu memenuhi kebutuhan energi untuk menjalani berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja hingga berolahraga.
Tidak hanya itu, jagung juga mengandung vitamin B yang berperan penting dalam proses metabolisme energi. Berkat kandungan nutrisinya, jagung bisa menjadi pilihan makanan pokok alternatif selain nasi, kentang, dan ubi.














