PravadaNews – Harga daging ayam ras dan telur ayam ras di tingkat konsumen disebut mulai menunjukkan penurunan usai adanya tegoran terkait anomali harga dari dua komoditas tersebut. Sebelumnya, harga di tingkat produsen dilaporkan rendah, sementara harga yang dibayar masyarakat justru relatif tinggi.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mengatakan, terkait dengan adanya anomali harga tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri. Tujuannya, untuk menindaklanjuti dugaan praktik yang dapat menyebabkan ketimpangan harga.
“Kita bekerja sama dengan Bareskrim dan sudah disetujui oleh Pak Kapolri, ya kita akan melakukan penertiban,” ujar Tito di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (26/10/2026).
Menurut Tito, harga ayam dan telur mulai mengalami penurunan usai pihaknya memberikan peringatan kepada pihak-pihak yang diduga terlibat dalam persoalan distribusi tersebut.
“Tapi baru keras begitu saja sudah harganya sudah turun, gitu loh,” kata Tito.
Adapun kondisi harga ayam dan telur sempat menunjukkan adanya anomali karena harga di tingkat produsen tidak sejalan dengan harga di tingkat konsumen. Hal itu membuat para peternak ruga, sekaligus membebani masyarakat.
Sebelumnya, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman juga menyoroti masalah tersebut dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi, pada Senin (12/10/2026). Saat itu, Amran menyebut harga ayam dan telur di tingkat produsen berada di kisaran Rp 20.000 hingga Rp 21.000 per kilogram (kg), sedangkan harga di tingkat konsumen dapat mencapai Rp 40.000 hingga Rp 45.000 per kg.
Disparitas harga tersebut diduga adanya praktik permainan harga di tingkat produsen dan konsumen. Namun, dugaan tersebut masih perlu ditelusuri lebih lanjut dan pihak telah melaporkannya ke Bareskrim Polri untuk dilakukan penyelidikan.
Tito berharap koordinasi pemerintah dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait dapat membantu mengatasi persoalan harga di tingkat distribusi. Dengan demikian, peternak diharapkan memperoleh harga jual yang layak, sementara masyarakat dapat membeli ayam dan telur dengan harga yang lebih terjangkau.














