PravadaNews – Praktik parkir liar di bahu jalan dan trotoar marak terjadi di Jakarta. Hal ini sangat merugikan masyarakat dan pengguna jalan.
Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perpakiran DPRD DKI Jakarta meminta kepada eksekutif untuk mendata pengelola perparkiran dan dilakukan verifikasi data.
Ketua Pansus Tata Kelola Perpakiran DPRD DKI Jakarta, Jupiter menjelaskan, verifikasi data tersebut dilakukan untuk meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Jupiter menyayangkan, masih maraknya praktik parkir liar di bahu jalan dan trotoar. Petugas harus memberikan sanksi lebih tegas terhadap pelanggar perpakiran di Jakarta.
“Masih banyak parkir yang semrawut di Jakarta ini, sementara Jakarta akan menjadi kota global,” ujar Jupiter dikutip Kamis (24/9/2026).
Dalam penanganan parkir liar membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Parkir liar telah banyak merugikan masyarakat.
“Semua stakeholder yang ada, Satpol PP, Kepolisian, kemudian Dinas Perhubungan harus bersama-sama memiliki komitmen yang sama agar Jakarta terbebas dari parkir liar,” pungkas Jupiter.















