PravadaNews — Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong memuji kerja keras anak asuhnya setelah mengalahkan Borneo FC. Persija menang 1-0 pada laga perdana Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (5/9/2026) malam.
Kemenangan tersebut terasa istimewa bagi Persija karena mengakhiri penantian panjang di Kalimantan. Macan Kemayoran disebut tidak pernah meraih kemenangan di Kalimantan selama delapan tahun terakhir.
Shin Tae-yong mengaku bersyukur Persija akhirnya mampu membawa pulang tiga poin dari Samarinda. Pelatih asal Korea Selatan itu menilai kemenangan tersebut diraih melalui perjuangan keras seluruh pemain.
“Pertandingan yang sangat sulit. Tapi saya rasa kami telah bekerja keras bersama untuk menyajikan pertandingan yang baik,” kata Shin dalam konferensi pers pascalaga.
Pelatih asal Korea Selatan itu juga memberikan apresiasi kepada para pemain Persija. Menurutnya, para pemain mampu menjaga konsentrasi meski menghadapi pertandingan yang sulit.
“Para pemain sangat kesulitan, tetapi para pemain tidak kehilangan konsentrasi hingga akhir,” ujar Shin. Menurutnya sikap tersebut menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan Persija.
Persija memang hanya mampu mencetak satu gol sepanjang pertandingan. Namun, satu gol tersebut cukup untuk membawa pulang tiga poin sekaligus mencatatkan clean sheet.
Shin mengakui Persija belum menampilkan kemampuan terbaiknya saat menghadapi Borneo FC. Bahkan, ia menilai performa timnya baru mencapai sekitar 50 persen dari kemampuan sebenarnya.
“Jujur saja, hari ini kami baru menunjukkan sekitar 50% dari performa kami yang sebenarnya,” kata Shin. Meski begitu, ia tetap mengapresiasi hasil yang diraih Persija.
Shin juga memberikan pujian kepada Borneo FC yang dinilainya tampil lebih baik dibandingkan Persija. Tuan rumah disebut bermain lebih keras sepanjang pertandingan.
“Sejujurnya, jika dibandingkan dengan permainan kami, tim Borneo bermain jauh lebih baik dan lebih keras,” ujar Shin. Namun, Persija mampu memanfaatkan peluang dengan penyelesaian akhir yang lebih tajam.
Gol Persija tercipta pada akhir babak pertama melalui Alexander Jeremejeff. Shin menyebut penyelesaian akhir dari umpan silang Alex dan Memo menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
Menurut Shin, Persija mampu memaksimalkan peluang yang didapat ketika menghadapi tekanan Borneo. Efektivitas tersebut akhirnya membuat Macan Kemayoran mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan di Samarinda menjadi modal awal Persija dalam menjalani Super League 2026/2027. Tiga poin tersebut sekaligus memberikan suntikan kepercayaan diri bagi skuad Shin Tae-yong untuk menghadapi pertandingan berikutnya.















