PravadaNews – Persebaya Surabaya langsung dihadapkan pada tantangan berat saat membuka perjalanan di Super League 2026/27.
Pasalnya, Green Force harus bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC, Sabtu (5/9/2026), dalam laga perdana yang dipastikan berlangsung sengit di hadapan pendukung tuan rumah.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menyadari laga pembuka bukan pertandingan yang mudah.
Bermain di kandang lawan dengan dukungan penuh suporter menjadi salah satu tantangan yang harus diantisipasi tim asal Surabaya tersebut.
“Kami memulai Super League 5 September. Fokus kami kini mempersiapkan laga melawan Bhayangkara. Mereka kuat, terutama ketika bermain di kandang,” ujar Tavares dikutip dari laman Persebaya, Rabu (2/9).
Kondisi pemain menjadi perhatian utama Tavares. Beberapa pemain masih menjalani pemulihan sehingga belum berada dalam kondisi terbaik.
“Beberapa pemain sudah kembali berlatih, tetapi kondisinya belum 100 persen. Kami akan memantau perkembangan mereka sebelum menentukan pemain siap,” ucap Tavares.
Sementara itu, Bek Persebaya Yuran Fernandes menilai, persiapan Persebaya terus berkembang.
Intensitas latihan meningkat sebagai bukti keseriusan Bajol Ijo menyambut kompetisi.
“Seluruh pemain sudah memahami sistem dan strategi Coach Bernardo Tavares. Kini kami harus menerapkannya dan memberikan terbaik,” ucap Yuran.
Seperti diketahui, musim lalu Persebaya gagal menang dalam pertemuan melawan Bhayangkara. Mereka imbang tandang, lalu kalah di Gelora Bung Tomo.















